Bola Dunia

Pembalasan CR7

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Pembalasan CR7 - Bola Dunia

Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo. Foto : Marco Bertorello/AFP

INDOPOS.CO.ID - Manchester City dan Cristiano Ronaldo sama-sama meledak Rabu WIB (13/3/2019) tatkala merumput di leg kedua babak 16 Besar Liga Champions. City saat menjamu Schalke 04 di Etihad, Manchester. Ronaldo jadi aktor remuntada (comeback) dua gol Juventus atas Atletico Madrid di Allianz Stadium, Turin.

City menggunduli Schalke dengan tujuh gol tanpa balas! Dua dari tujuh gol tersebut hasil kreasi Sergio Aguero saat menit ke-35 dan 38. Gol pertama Aguero dari titik putih. Dan, kelima gol lainnya diciptakan Leroy Sane (menit 42), Raheem Sterling (56'), Bernardo Silva (71'), Phil Foden (78'), dan ditutup dengan gol Gabriel Jesus enam menit sebelum waktu normal berakhir.

''Kami bahkan bisa mencetak lebih dari itu,'' klaim tactician City, Pep Guardiola, dikutip The Guardian. Tetapi, cukup dengan tujuh gol itu sudah cukup menyandingkan Pep dengan eks klub asuhannya Bayern Muenchen. Sebab, sebelumnya hanya Bayern yang mampu memenangkan satu laga Eropa dengan marjin tujuh gol.

Kala itu Die Roten mengalahkan FC Basel pada leg kedua 16 Besar Liga Champions 2011–2012 dan membungkam Shakhtar Donetsk pada fase yang sama di musim 2014–2015. Selain itu, City menjadikan laga ini jadi laga fase knockout dengan total gol terbanyak ketiga di bawah 13 gol laga Bayern kontra Sporting CP (16 Besar 2008 – 2009), dan Liverpool pada fase semifinal 2017–2018 melawan AS Roma.

Yang sensasional, dari tujuh kali berpartisipasi di Liga Champions baru kali ini City bisa menciptakan 10 gol ke gawang satu klub lawan. ''Kami lebih ganas setelah gol penalti Aguero,'' ungkap Pep yang sembilan kali lolos ke perempat final dari sepuluh kali dia membawa klubnya di Liga Champions. Musim lalu, City juga mentok sampai fase tersebut.

Kali ini City tentunya punya modal bagus biar bisa lebih jauh melaju di fase knockout. Modal itu dari produktivitasnya selama 2019. Setelah menyikat Liverpool 2-1 saat matchweek 21 Premier  League (4/1/2019), City mampu mengoleksi 61 gol dalam 18 laga di semua ajang sepanjang 2019. 10 gol, atau 16,3 persennya di Liga Champions.

Sama bagusnya dengan lini serang, City baru kebobolan delapan gol tahun ini. Rekor itu menjadikan City sebagai klub tergila di 2019 dari lima liga elite Eropa. ''Berikutnya kami harus  menjaga level permainan yang seperti ini,'' tambah pelatih dengan koleksi dua Si Kuping Lebar, sebutan trofi Liga Champions, itu.

Sukses City tersebut juga membawa nama Foden dalam histori klub. Sebab, Foden dapat jadi pencetak gol termuda City di Liga Champions dengan usianya yang baru 18 tahun 288 hari, Rabu (13/3/2019). Silva, Kevin De Bruyne, dan Bernardo dianggap sebagai sosok berpengaruh bagi karir Foden. ''Saya selalu belajar dari mereka,'' seloroh Foden kepada BT Sport.

Sementara, Ronaldo bisa menunjukkan kelasnya sebagai rajanya Liga Champions. Gara- gara CR7, Juve mampu memecahkan handicap yang selalu mereka hadapi saat kalah dua gol di leg pertama fase knockout Liga Champions. Kali terakhir Juve melalui leg kedua fase knockout dengan defisit dua gol atau lebih terjadi saat fase perempat final musim lalu saat melawan Real Madrid, eks klub Ronaldo. Uniknya, Ronaldo yang mengandaskan La Vecchia Signora dari gol titik putih pada menit kedelapan injury time di Santiago Bernabeu, Madrid.

Kemarin, Ronaldo memberodong gawang Jan Oblak tiga kali masing-masing pada menit ke-27, 48, dan gol penalti pada menit ke-86. Gol-gol yang memantapkan namanya sebagai sang predator nomor satu di Liga Champions dengan koleksi 127 gol, atau 18 gol lebih banyak kalau dibandingkan dengan gol Lionel Messi di Liga Champions.

Hebatnya lagi,  pemain bergaji termahal di Vinovo itu juga menyamai jumlah hat-trick La Pulga di Liga Champions. Termasuk hat-trick-nya kemarin, striker pencetak gol terbanyak Liga Champions musim lalu itu sudah delapan kali melakukannya. ''Itulah kenapa Juventus merekrut saya. Saya telah memberikan performa terbaik saya,'' sebut Ronaldo kepada Sky Sport Italia.

''Ini malam yang ajaib. Menghadapi tim yang sulit dilawan tapi kami menunjukkan kami adalah tim besar. Kami berproses step by step, kami akan lihat,'' tutur Ronaldo yang mengoleksi lima Si Kuping Lebar dalam curriculum vitae-nya itu. ''Kami belum memenangkan apa-apa, tetapi apabila kami melanjutkannya, maka kami ada alasan untuk bangga,'' tambahnya.

Sehari sebelumnya, CR7 meminta Juventini (suporter Juventus) mendukung perjuangan mereka menaklukkan Atletico. Ia juga tak lupa melakukan selebrasi ala Simeone yang cenderung provokatif (cojones). Bukan tidak mungkin, Ronaldo akan mendapatkan hukuman dari UEFA atas model selebrasinya itu. Merujuk pada preseden sebelumnya, Simeone didenda uang miliaran karena selebrasi provokatif itu.

Heroisme CR7 itu juga tak luput dari perhatian lawan. Pelatih City Pep Guardiola langsung memberikan peringatan kepada anak asuhannya bahwa pentas Liga Champions musim ini tetap sulit diprediksi. Ia lantas mengatakan, juara bertahan Real Madrid memang sudah tersingkir, tetapi semua orang harus mengarahkan perhatian ke Turin. Juventus melakukan peristiwa bersejarah dengan menendang ke luar Atletico Madrid dari pentas si Kuping Besar. Yang jadi soal, kata mantan pemain Brescia Italia ini, Ronaldo ada di balik kemenangan sensasional Juventus itu. ‘’Karena itulah, Juventus merekrut Cristiano,’’ papar Pep usai mengirim pulang wakil Jerman, Schalke 04.  (koc)

Berita Terkait

Bola Dunia / Empat Kesalahan Barca Tak Boleh Diulang di Anfield

Bola Dunia / Barcelona Gasak Liverpool 3-0

Bola Dunia / Barca Tak Ingin Takabur, Memori Roma Menghantui

Bola Dunia / CR7 Sandang GOAT

Bola Dunia / Mane Ingin Sejajar dengan CR7


Baca Juga !.