Bola Dunia

The Gunners Mulai Tepuk Dada

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
The Gunners Mulai Tepuk Dada - Bola Dunia

Striker Arsenal, Gabon Emerick Aubameyang. Foto : Ian Kington/AFP

INDOPOS.CO.ID - Kemenangan dua gol atas Manchester United (10/3/2019) membawa konfidensi tinggi buat Arsenal. The Gunners pun jadi optimistis bisa membalikkan situasi pada babak 16 besar Liga Europa musim ini.  Arsenal akan menjamu Stade Rennais di leg kedua 16 besar dini hari nanti (15/3/2019) di Emirates Stadium. Margin gol keduanya usai hasil leg pertama adalah dua gol. Arsenal kalah 1-3 di kandang Rennais Jumat (8/3/2019) lalu.

Bukan hanya kemenangan atas United yang memotivasi Arsenal. Melainkan juga kisah sukses comeback tim London lainnya di kompetisi Liga Europa sepuluh musim lalu pada babak 16 besar. Fulham saat itu bertemu raksasa Italia Juventus. Pada leg pertama yang saat itu berlangsung Stadion Olimpico Turin, Fulham menyerah 1-3. Dan secara mengejutkan Fulham bangkit di leg kedua dan menang 4-1 atas Bianconeri.

Gelandang Arsenal Aaron Ramsey kepada Sky Sports kemarin (13/3/2019) mengatakan timnya sedang dalam proses transisi. Dari sisa-sisa gaya manajerial ala Arsene Wenger. Berganti menuju era baru Unai Emery. 

“Manajer baru datang dengan segudang ide di kepalanya dan musim ini kami berusaha untuk beradaptasi dengan apa yang dimintanya dari kami. Kadang strategi ini berjalan mulus namun sesekali juga mengalami kendala di lapangan,” ucap Ramsey.

Pemain 28 tahun itu berkata adaptasi yang dilakukan oleh rekan-rekan setimnya masuk kategori luar biasa. Belum juga satu musim namun secara perlahan permainan baru timnya di tangan Emery mulai kelihatan.  Ya, Arsenal era Emery ini lebih cair dalam menjalankan skema permainan. Tidak melulu empat bek seperti yang bermusim-musim dijalankan Wenger. Melalui gelandang-gelandang petarung seperti Lucas Torreira, Matteo Guendouzi, dan Granit Xhaka, maka lini tengah Arsenal jadi lebih ngotot.

Lagipula Liga Europa bisa dikatakan habitat Emery. Bersama Sevilla maka pria asal Hondarribia Spanyol itu menjuarai Liga Europa tiga musim secara beruntun. Mulai 2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016.  Dalam rekam jejak Emery bersama Sevilla, pada musim perdananya (2013-2014) dua kali Emery melakukan comeback. Yakni di 16 besar dan perempat final. Di 16 besar Sevilla kalah 0-2 oleh Real Betis namun kemudian berhasil lolos ke perempat final setelah menang adu penalti di kandangnya.     

Di babak delapan besar, ketika bertandang ke markas FC Porto di leg pertama Los Nervionenses kalah 0-1. Lantas di leg kedua di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla memukul Porto 4-1. Dengan jam terbang ini, fans Arsenal pun optimis kalau Arsenal bisa memukul balik Rennais dini hari nanti (15/3/2019).

Nah, jelang leg kedua ini Football London menganalisis masih perlukah menurunkan Oezil ? Oezil saat leg pertama lawan Rennais tampil flop. Namun tiga hari kemudian ketika bermain lawan United, mantan gelandang Real Madrid itu tampil solid.

Oezil bersama Ramsey, Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette menghasilkan kuartet penyerangan Arsenal yang apik. Versi Statszone Oezil membuat empat peluang gol dengan akurasi umpan 91,2 persen.  Mantan pemain Real Madrid yang kini jadi pundit Goal Michel Salgado mengatakan Emery kesulitan menaklukkan ego bermain Oezil. Belum lagi penampilan angin-anginan Der Rabe, julukan Oezil, membuat Emery punya kans mencadangkan Oezil di kandang saat bertemu Rennais. 

“Emery senang dengan skuad yang tak punya nama besar sehingga menimbulkan situasi egaliter dalam tim. Yang disukai Emery adalah sebuah tim yang mau bekerja ekstra keras untuknya,” tutur Salgado. (koc)

Berita Terkait

Bola Dunia / Ozil Main Penuh, Kalah!

Headline / Ditahan Imbang Hotspur, Arsenal Tetap Percaya Diri

Bola Dunia / Awas Terpental dari 4 Besar

Bola Dunia / Arsenal Naik ke Peringkat Empat Klasemen

Bola Dunia / The Gunners Malu-Malu Mau

Bola Dunia / Gabung Juventus, Ramsey akan Terima Gaji Rp 7 Miliar Sepekan


Baca Juga !.