Megapolitan

Ratusan Pendamping Program Bantuan Warga Miskin Mundur

Redaktur: Syaripudin
Ratusan Pendamping Program Bantuan Warga Miskin Mundur - Megapolitan

PENGENTASAN KEMISKINAN-Pertemuan para pendamping PKH yang digelar di Kota Bekasi. Foto: Deny Iskandar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 959 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) mengundurkan diri. Penyebabnya, kebanyakan mereka diterima sebagai aparatur sipil negara (ASN) dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Dari jumlah itu, puluhan pendamping PKH warga Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi juga mundur dari program pengentasan kemiskinan tersebut. Para pendamping yang tergabung dalam regional Jawa Barat, seperti Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kabupaten Karawang, yang mundur berjumlah 107 orang.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, meski banyak pendamping PKH yang mundur tapi pihaknya kembali melakukan perekrutmen sumber daya manusia (SDM) baru. Bahkan, dari 62.300 orang yang melamar, 2.015 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi, dan nilai akademik.

”Kita targetkan, pada 22 Maret para calon pendamping PKH yang lolos seleksi sudah bisa bertugas,” katanya di Bekasi, Rabu (13/3/2019). Nantinya, dari 2.015 calon pendamping yang lolos, kata dia juga, bakal kembali diseleksi untuk memperebutkan posisi 959 pendamping sosial untuk 10 provinsi.

Sedangkan jumlah peserta calon pendamping PKH asal Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kabupaten Karawang, sebanyak 107 orang. Dia juga menjelaskan, calon pendamping dituntut menguasai Modul Family Development Session PKH.

Seperti modul pendidikan dan pengasuhan anak, modul pengelolaan keuangan dan perencanaan usaha, modul kesehatan dan gizi, modul perlindungan anak dan modul kesejahteraan sosial.

”Bapak Presiden sudah menekankan bahwa Keluarga Penerima Manfaat PKH harus bisa mandiri dan mempunyai usaha sebagai upaya keluar dari masalah kemiskinan,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan pihak Kemensos total PKH di seluruh Tanah Air berjumlah 40 ribu lebih. Tapi seiring perjalanan waktu, ada yang mengundurkan diri karena berhasil berwirausaha maka jumlahnya berkurang. ”Standar kami satu pendamping itu melayani 250-300 keluarga penerima manfaat PKH. (dny)

Berita Terkait

Nasional / Beri Bansos, Mensos Berpantun

Nasional / Perkuat PKH, Pemda Alokasikan Dana Dampingan

Megapolitan / Bentengi Tsunami dengan Ribuan Pohon

Nasional / Gelorakan Restorasi Sosial


Baca Juga !.