Banten Raya

Bapenda Banten Garap Potensi Pendapatan Daerah

Redaktur: Syaripudin
Bapenda Banten Garap Potensi Pendapatan Daerah - Banten Raya

KEJAR TARGET- Kepala Bapenda Banten Opar Sochari membuka Forum Perangkat Daerah Bapenda Banten, Kamis (14/3/2019).Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS 

INDOPOS.CO.ID - Pendapatan asli daerah (PAD) menjadi salah satu pilar penting pembangunan Provinsi Banten terutama dari sisi pembiayaan. Karena itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten menggelar Forum Perangkat Daerah tahun 2020 guna memaksimalkan PAD tahun depan.

Acara yang digelar di Aula kantor Bapenda Banten, kawasan KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (14/3/2019) itu dibuka Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ino S Rawita. Kegiatan itu dihadiri puluhan peserta yang berasal dari OPD penghasil PAD, Kepala UPT Samsat, kepala Bapenda kabupaten dan kota se-Banten, Ketua Harian Badan Anggaran dan anggota Komisi III DPRD Banten.

Pjs Sekda Ino S Rawita mengatakan, forum perangkat daerah ini nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan capaian target renstra Bapenda Banten 2018-2022. Karena itu, dia berharap forum ini dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan tentang rancangan rencana kerja tahun 2020 dan rencana strategis lainnya, yang terkait dengan rencana kerja tahun depan.

”Forum ini sangat baik karena banyak perlu dibenahi. Apalagi sekarang sudah masuk sistem modern, jadi harus banyak pembenahan. Insya Allah, ke depan akan lebih baik,” terang Ino juga. Pejabat yang akan segera pensiun itu juga meminta, Bapenda Banten terus berbenah diri dan meningkatkan pemasukan PAD bagi pembangunan Banten.

”Sistem yang sudah baik, harus lebih ditingkatkan lagi. Tingkat kebocoran juga diperbaiki. Intinya kita semangat membangun Banten,” cetusnya sambil mengatakan capaian rencana kerja strategis Bapenda 2020 harus maksimal.

Dia juga berharap, kinerja yang sudah baik dari Bapenda Banten yang dipimpin kepala dinasnya Opar Sochari menjadi contoh yang baik bagi dinas dan badan yang lainnya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Lebih jauh Ino menegaskan, Pemprov Banten sedang memacu pembangunan dengan  prioritas utama pelayanan kesehatan harus gratis. ”Gubernur Wahidin ingin warga berobat gratis, namun terkendala aturan. Yaitu, harus melalui BPJS. Karena itu kita akan membayar ke BPJS untuk masyarakat Banten yang tidak mampu,” tuturnya.

Sedangkan prioritas kedua, adalah bidang  pendidikan, yakni sudah mengratiskan pendidikan tingkat SMA/SMK dan prioritas ketiga, infrastruktur dengan fokus pembangunan jalan provinsi dan jembatan. 

Sementara itu, Kepala Bapenda Banten Opar Sochari mengatakan realisasi PAD Banten tahun 2018 melampaui target yang ditetapkan. Itu artinya, kata Opar juga, kerja keras dan pelayanan yang diberikan jajaran UPT Bapenda serta OPD Penghasil PAD telah berjalan dengan sangat baik.

”Jadi fokus kita kedepan bukan lagi membuka gerai. Namun bagaimana memaksimalkan potensi-potensi pendapatan lainnya yang belum tergarap secara optimal.  Sehingga target dan realisasi PAD Banten 2020 akan lebih meningkat,” jelas Opar dihadapan ratusan peserta rapat .

Pejabat senior itu juga berpesan kepada peserta forum perangkat daerah, Bapenda Banten akan mengikuti visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yakni membantu pelaksanaan pembangunan agar bisa berjalan dengan sangat baik.

 ”Bapenda memang memiliki target yang jelas tidak abu-abu.Tahun 2019 ini, kita memiliki target PAD lebih besar dari tahun sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan tahun 2020 akan lebih besar lagi. Saya yakin dengan kerja keras, jajaran Bapenda bersama UPT dan OPD Penghasil PAD bisa mengejar target yang ditetapkan,” ujar Opar lagi.

 Opar juga menambahkan, saat ini Bapenda Banten memiliki kantor pelayanan Samsat tipe B yang akan segera ditingkatkan menjadi tipe A.”Karena pendapatan dengan 11 UPT Samsat sudah mencapai Rp 11 triliun. Nilai yang cukup besar,” terangnya lagi.

Opar juga berharap, dengan forum koordinasi yang rutin digelar  setiap tahun ini bisa menghasilkan kajian-kajian yang akan dilaksanakan oleh Bapenda Banten tahun selanjutnya untuk meningkatkan PAD demi pembangunan Provinsi Banten. (yas)

 

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.