Politik

DPD Milenial Ciptakan 'Job Creator'

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
DPD Milenial Ciptakan 'Job Creator' - Politik

GAGASAN- Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis (tengah),FOTO:AEN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis mengajak kaum millenial menjadi motor perubahan pembangunan bangsa. Khususnya para mahasiswa dan para pelajar agar mampu menghadapi era globalisasi dengan menciptakan lapangan pekerjaan (job creator).

"Kaum milenial yaitu para mahasiswa dan pelajar menjadi motor perubahan pembangunan bangsa dan bagian dari  generasi yang siap dan tangguh dalam menghadapi era globalisasi dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan (job creator) bukan sebagai pencari kerja (job seeker)," ungkap Darmayanti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/3/2019).

Menurut senator Sumatera Utara itu, mahasiswa saat ini tidak bisa hanya diarahkan menjadi pencari kerja (job seeker) namun harus mampu menjadi pembuka lapangan pekerjaan (job creator). "Karena mahasiswa sebagai kaum millenial saat ini punya tantangan yang besar, bukan sebagai pencari kerja tapi harus berani menciptakan lapangan kerja, “ ucapnya.

Darmayanti Menuturkan, saat ini lapangan pekerjaan terbatas sedangkan jumlah tenaga kerja terus tumbuh sehingga kebutuhan lapangan kerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lulusan kerja hal itu yang akan menimbulkan jumlah pengganguran makin tinggi.

Untuk menghadapi keterbatasan ketersediaan lapangan kerja, Darmayanti mengajak kaum millenial mulai membuka lapangan pekerjaan di sektor kewirausahaan. Idealnya dalam suatu negara, kata Darmayanti,  persentase masyarakat yang bergerak di dunia wirausaha adalah 2% dari jumlah penduduk, karena kewirausahaan adalah motor penggerak ekonomi sebuah negara. Indonesia, menurut Darmayanti masih jauh dari target itu.

Meskipun begitu tren minat generasi muda untuk menjadi wirausaha mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan, Darmayanti mencatat khusus untuk industri kreatif, data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat besarnya potensi ekonomi kreatif untuk berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja dan nilai ekspor. Pada tahun 2013 ekonomi kreatif mampu berkontribusi 7,05 persen terhadap PDB Nasional, menyerap 11,91 juta tenaga kerja atau 11 persen dari total tenaga  kerja nasional, serta menciptakan 5,4 juta usaha kreatif yang sebagian besar adalah UKM.

Lebih lanjut, Darmayanti menjelaskan, masalah sumberdaya Indonesia perlu menjadi perhatian kita semua, oleh karena itu selayaknya pemerintah dan perguruan tinggi berkemas untuk meregenerasi bibit unggul bangsa, “Maka menurut kami untuk mendorong ataupun memproduksi generasi penerus,  perlu optimalisasi dalam mendudukan pendidikan karakter maupun pendidikan kejuruan atau vokasi bagi generasi kita,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Darmayanti juga menyoroti peran umat dalam ikut serta membangun bangsa melalui pendidikan yang bertakwa dan bermoral serta beretika sehingga generasi millenial yang dihasilkan tidak hanya berwawasan global tetapi memiliki sikap jujur dan bertoleransi terhadap kelompok lain.

“Dalam rangka menjaga keutuhan dan kebesaran umat maka perlu kita bergandengan tangan untuk terus menerus memberikan spirit dan mendorong terbentuknya karakter bagi generasi bangsa. Sehingga apa yang kita cita-citakan dapat menjadikan yang terbaik bagi umat. “ imbuhnya.  (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Komite III DPD RI Uji Sahih RUU Lanjut Usia di UNS

Nasional / DPD RI Apresiasi Pembangunan MRT

Nasional / DPD RI Dukung Kerja Sama Jalur Sutra dengan Tiongkok

Nasional / Tingkatkan Kinerja, Setjen DPD RI Susun SOP

Nasional / Darmayanti Apresiasi Bawaslu yang Tindaklanjuti Laporannya

Politik / Dorong Pemerintah Perkuat Pondasi Ekonomi


Baca Juga !.