Headline

Tim DVI Masih Identifikasi Jenazah Korban Bencana Alam di Jayapura

Redaktur: Nurhayat
Tim DVI Masih Identifikasi Jenazah Korban Bencana Alam di Jayapura - Headline

BENCANA: Sejumlah korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Foto: Dok BNPB

INDOPOS.CO.ID - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Mabes Polri tengah melakukan indentifikasi seluruh jenazah korban banjir bandang dan tanah longsor di Sentani, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, Sabtu (16/3/2019). Jumlah korban banjir sebanyak 73 orang dan tujuh korban tanah longsor. 

"Melakukan indentifikasi seluruh jenazah yang sudah diterima oleh rumah sakit Bhayangkara. Saat ini untuk jumlah jenazah yang sudah diterima untuk korban yang ditemukan ada 73 orang," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Total semua korban sebanyak 80 jenazah yang diterima. Sementara dari beberapa jenazah yang sudah diterima polri sudah melakukan identifikasi dan sudah menyerahkan sejumlah 22 jenazah kepada pihak keluarga korban. 

"Sisanya akan diserahkan setelah proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI dari rumah sakit Bhayangkara. Selain itu beberapa korban, yang juga mengalami luka sedang atau ringan, masih perawatan di rumah sakit," terang Dedi Prasetyo. 

Saat ini tim SAR masih melakukan proses evakuasi terhadap korban meninggal dunia, dan korban yang mengalami luka berat dan ringan. Personel TN/Polri masih dikerahkan disetiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa.

"Tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, Tim gabungan juga melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru," ucapnya. 

Adapun 22 jenazah korban banjir bandang yang telah diserahkan yakni, Tiara, Nur Asifah, Jean Felle, Edi Giori Gilbert Fernadus, Gunawan Weya, William Steven Erary, Wilem Tapilatu, Elsita F. Setiarini, Elisa Benyamin Fernandus, Yunanik, Aglan Monim, Loowik Tukayp, 

Selain itu, Kaidina Wanimbo, Martina Maria Monim, bayi Ny. Mira Wenda, Evelin Elin Korwa, Kristian Erary, Viktoria Erary, Denselina, Nortee Monim, Ikel Wenda, Poniman Tabuni. (dan)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Polri Bentuk Tim Khusus Selidiki Bencana Alam di Jayapura

Headline / Banjir di Sentani, 58 Meninggal dan 4.150 Warga Mengungsi


Baca Juga !.