Megapolitan

Gang Sempit Bisa Jadi Indah

Redaktur: Darul Fatah
Gang Sempit Bisa Jadi Indah - Megapolitan

INDAH - Pemandangan asri yang memanjakan mata terlihat di sebuah gang sempit RT 16/04 Kelurahan Klender, Jakarta Timur.

INDOPOS.CO.ID - Pemandangan asri nan hijau memanjakan mata terlihat di sebuah gangsempit RT 16/04 Kelurahan Klender, JakartaTimur. Tampilan apik ini tak lepas dari semangat warga melakukan kegiatan penghijauan meski letaknya berada diperkampungan padat penduduk.Berbagai jenis tanaman mulai tanaman obat keluarga atau Toga hingga tanaman hias menggantung indah di jalan kecil itu.

Warga juga menghias dinding serta jalangang dengan corak berwarna warni yangmenambah nilai seninya. Kini, semboyan‘asri milik kita’ atau sering disingkat Asmitasemakin kental dimiliki oleh warga RT 16.Ketua RT 16 Asmudi mengatakan, warganyaselalu antusias menghijaukan lingkungansekitarnya. Terlebih, dalam momenadanya perlombaan ‘Gang Hijau’ yang diadakan RW setempat. Warganya kembali semangat lagi menghias lingkungannyadengan pernak pernik unik.

“Syukur alhamdulilah warga mendukungpenuh penghijauan bukan arti cuma menanamsaja tapi juga memelihara tanamanyang sudah ada,” ujarnya kepada INDOPOS di Jakarta, Minggu (17/3/2019).Kebiasaan apik ini rupanya telah dilakukansejak lama. Beberapa prestasi pernah disabet.Asmudi mengungkapkan, pada masaketua RT sebelumnya lingkungannya pernah mengikuti ajang Lomba Mandiri KotakuBersih Jakartaku (MKBJ) I pada 2012 dan MKBJ II setahun setelahnya.

“Kami dulu selalu menjadi perwakilan Kelurahan Klender Duren Sawit dalam beberapalomba. Ada lomba gang hijau se-DKIJakarta, pernah masuk 10 besar,” jelas RTyang telah menjabat 1 tahun 3 bulan ini. Asmudi menuturkan, untuk merawattanaman-tanaman tersebut warga selalu Kompak gotong royong secara mandiri. Ada juga satu shelter mesin pompa yang mengaliri air ke seluruh komplek RT. Kata dia,mesin pompa ini digunakan untuk menyirami tanaman.

Sementara Ketua RT sebelumnya, Awan Aliawan yang sekarang menjadi Sekretaris RW04 juga bersyukur RT-nya tak meninggalkanbudaya lama. Atas kerjanya dulu, kini Awan sering dimintai saran tentang bagaimana melakukan penghijauan yang baik.Lalu dalam lomba kali ini, selain penghijauan,ada pula kewajiban untuk menambahkan lubang biopori disetiap RT.

Hasilnya,sekarang ini di RW 4 telah ada 500 biopori.Pencapaian ini menurut Awan sangat membanggakan, mengingat Pemerintah mewajibkan 1.000 lubang biopori harus ada di tiap satu kecamatan.“Di RW 04, satu wilayah kami dari 18 RTsudah ada 500 biopori. per-RT paling tinggidi RT 18 sekitar 86 biopori. Itu adalah kemajuandi RW 4,” pungkas dia. (jaa)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.