Daerah

Malang Darurat Jalan Rusak

Redaktur:
Malang Darurat Jalan Rusak - Daerah

PARAH - Pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintasi Jalan KH Noer Ali-Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/2). ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama.

INDOPOS.CO.ID - Jalan rusak berlubang memenuhi jalanan Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Saking banyaknya, kota pendidikan disebut darurat jalan berlubang. ”Oleh karena itu, saya minta maaf kalau saat ini masih banyak titik jalan di wilayah kota rusak berlubang,” tutur Wali Kota Malang, Sutiaji di  Malang, Senin (18/3/2019).

Ia mengemukakan kondisi jalan rusak berlubang pada sejumlah titik itu juga sudah disampaikan kepada masyarakat ketika ada pertemuan rukun warga (RW) se-Kota Malang, termasuk upaya perbaikan dilakukan secara bertahap. Saat ini, ada sejumlah kendala ketika akan melakukan perbaikan jalan. Salah satunya aturan terkait jalan yang akan diperbaiki. ”Ada kondisi jalan memang belum waktunya dibenahi namun sudah rusak. Kalau dibenahi, jelas terbentur aturan,” imbuhnya.

Menurut Sutiaji, kualitas aspal terbilang kurang bagus. Bahkan, ada jalan yang seharusnya diperbaiki setelah 3 tahun, namun baru 1,5 tahun sudah rusak. ”Nah, kalau seperti ini kita tidak bisa langsung membenahi,” ucapnya.

Selain itu, perbaikan jalan juga ada yang masih terkendala lelang dan anggaran, seperti Jalan Candi Panggung sudah dianggarkan untuk dilakukan perbaikan. Namun, saat ini masih proses lelang, sehingga perbaikan jalan baru bisa dilakukan setelah proses lelang tuntas. ”Ada lagi kasus jalan yang sudah masuk perencanaan tahun 2019, tetapi masih proses lelang. Mau tidak mau saat ini tidak bisa dilakukan perbaikan,” tukasnya.

Tidak hanya itu, kendala lainnya adalah terkait sejumlah jalan yang merupakan kewenangan Pemprov Jawa Timur (Jatim), sehingga Pemkot Malang tidak bisa melakukan perbaikan tanpa konsultasi dengan provinsi atau pusat jika jalan yang rusak itu jalan nasional. Sebab hal itu, akan menyalahi aturan. ”Kalau kita perbaiki jalan yang bukan wewenang pemkot akan menyalahi aturan. Oleh karena itu perlu koordinasi dan koordinasi itu prosesnya panjang. Selain itu, proses penganggarannya juga panjang, tidak bisa serta merta," ujarnya.

Untuk mengatasi kondisi jalan provinsi atau nasional yang rusak, lanjutnya pihaknya sudah mengusulkan agar Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat memberikan kewenangan untuk pemeriharaan pada pemkot. ”Kewenangan untuk pemeliharaan saja agar jalan-jalan rusak berlubang bisa segera kami tangani,” katanya.

Usulan penyerahan kewenangan untuk pemeliharaan jalan tersebut, kata Sutiaji sudah disampaikan beberapa tahun lalu, sejak ia duduk di kursi wakil rakyat, namun sampai saat ini belum ada jawaban yang mengarah ke sana (penyerahan kewenangan).

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Malang, Hadi Santoso mengatakan dari puluhan titik jalan berlubang di Kota Malang, saat ini sudah 29 titik yang diperbaiki. ”Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti akan kami anggarkan dan prioritaskan,” ucapnya.

Jalan berlubang memang terlihat di sebagian besar ruas jalan di Kota Malang. Akibat kondisi jalan rusak berlubang itu banyak pengguna kendaraan, khususnya roda dua terjatuh, apalagi, di titik-titik jalan berlubang itu tidak ada penanda apapun. (ant)

Berita Terkait

Banten Raya / Jalan Rusak Terpanjang di Banten Berhasil Diperbaiki

Banten Raya / Tahun Depan, Jalan Provinsi Ditarget Mulus

Daerah / Malang Kembangkan Padi Hibrida

Banten Raya / Usai Didemo, Jalan Rusak Diperbaiki

Banten Raya / Jalan Strategis Mirip Sawah, Mahasiswa Lebak Demo

Megapolitan / Truk Tambang Penyebab Utama Jalan Rusak


Baca Juga !.