Nasional

Anak Muda Semakin Banyak Geluti Sektor Pertanian

Redaktur: Ali Rahman
Anak Muda Semakin Banyak Geluti Sektor Pertanian - Nasional

Ketua Umum HKTI Moeldoko di sela saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Diskusi Nasional HKTI 2019, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

INDOPOS.CO.ID - Anak muda saat ini banyak yang berminat berusaha di sektor pertanian. Bahkan di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), banyak anak muda yang menjadi pengurus serta menjadi pimpinan di wilayahnya masing-masing.

"HKTI sekarang di dominasi anak-anak muda. Banyak dari mereka yang sudah menjadi pimpinan di wilayahnya masing-masing," ujar Ketua Umum HKTI Moeldoko, saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas ) dan Diskusi Nasional HKTI 2019, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Adapun pembukaan Rakornas HKTI, dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

Moeldoko mengatakan, pemerintah saat ini terus mendukung sektor pertanian. Beberapa hal telah dibangun oleh Presiden Jokowi untuk mendukung sektor pertanian, seperti infrastruktur irigasi, embung, jalan, pupuk yang disubsidi dan sebagainya.

"Adanya infrastruktur yang dibuat pemerintah, membuat budidaya makin mudah dan produksi makin murah," jelas dia.

Moeldoko melanjutkan, HKTI hadir sebagai bridging institution harus menjadi organisasi yang mampu memberikan solusi dan menjembatani kepentingan petani dengan berbagai pihak.

HKTI, lanjut dia, harus menghubungkan petani dan pertanian Indonesia dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) sektor pertanian nasional seperti Pemerintah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Perbankan, Investor dan pihak-pihak terkait lainnya. "HKTI juga membuka akses seluas-luasnya dengan jejaring pertanian baik di dalam maupun di luar negeri," ujar dia.

Lebih lanjut Moeldoko mengatakan, saat ini ada lima tantangan buat petani masa depan. Pertama adalah pemilikan lahan petani yang rata-rata hanya 0,2 hektar dan kondisi tanah yang sudah rusak. Kedua, aspek permodalan. Ketiga, lemahnya manajemen petani. Keempat, penguasaan teknologi dan inovasi teknologi. Kelima adalah pascapanen. "HKTI harus mampu memberikan solusinya," tegas Moeldoko.

Dia menambahkan, tantangan dan peluang besar kita saat ini adalah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Para petani dan dunia pertanian harus mampu menghadapi perkembangan zaman seperti era revolusi industri yang keempat atau disebut juga Industri 4.0.

Ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, Teknologi Robotic dan sensor, serta Teknologi 3D Printing.

"Semua itu akan mendorong kegiatan pertanian berlangsung sangat efisien dan efektif sehingga mampu meningkatkan produktivitas secara sangat signifikan dan berdaya saing," pungkasnya. (mdo)

 

 

 

 

TAGS

Berita Terkait

Nasional / HKTI Ajak Milenial Turun ke Sawah

Megapolitan / Gelar Tanam Perdana Bibit Varietas Unggul M400

Ekonomi / HKTI dan BISI Panen Jagung Hibrida

Politik / Melalui HKTI, Papua Tegaskan Suara Jokowi-Moeldoko

Nasional / KTNA dan HKTI Menolak Impor Beras


Baca Juga !.