Apresiasi Penyuluh Agama Islam, Ini Pesan Menag

Editor:

INDOPOS.CO.ID - Penyuluh agama merupakan garda terdepan bagi Kementerian Agama karena secara langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga dimata masyarakat penyuluh dianggap orang yang serba tahu semua hal yang terkait dengan agama tak terkecuali haji.

“Peran penyuluh terkait dengan haji ini seperti apa yang dianggap masyarakat ngerti semua urusan agama di mata masyarakat itu begitu yang namanya penyuluhan Ya pasti karena dia penyuluh agama pasti semua hal yang terkait dengan agama itu dia kuasai,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menjadi pembicara pada Rapat Kerja Nasional Program dan Kegiatan Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2019 di Hotel Margo Depok. Jumat (08/03).

Menag menganggap, selain memberikan penyuluhan agama, penyuluh juga harus menguasai masalah haji dan umrah, karena tidak sedikit masyarakat yang mengiinginkan informasi-informasi terbaru terkait kebijakan dan regulasi perhajian dan umrah.

Ini merupakan tantangan bagi penyuluh untuk terus meng-update informasi-informasi perhajian melalui sumber-sumber resmi dari Kemenag. Menag pun memberi saran kepada para penyuluh agama, pertama dengan membuka website haji.kemenag.go.id yang dapat diakses melalui handphone.

“Saran dan pesan saya selalu updating informasi tentang haji Bagaimana caranya yang mudah masing-masing kita kan punya handphone Buka website haji berbagai informasi tentang haji ada dan selalu diperbaharui jadi setiap kita yang terkait dengan haji itu,” jelas Menag.

“Maka bagi penyuluh juru penerang di bidang keagamaan terkait dengan Haji perlu informasi yang akurat yang valid sumber-sumber resmi supaya tidak menggunakan sumber-sumber yang kita nggak tahu pertanggungjawabannya seperti apa Jadi saran saya updating informasi itu penting,” sambungnya.

Yang kedua kata Menag adalah untuk sering bertanya kepada orang yang ahli dibidangnya atau yang oarng yang dianggap mengetahui permasalahannya.” Jadi kalau anda ditanya oleh masyarakat dan pada saat itu ada nggak tahu sampaikan saja saya tidak tahu kadang-kadang nggak tahu tapi sok tahu ini yang menjadi permasalahan itu begitu Jadi nggak tahu masalahnya tapi takut atau kuatir nanti dianggap tidak menguasai masalah lalu jawaban itu dicari-cari sendiri ngarang gitu dan ini yang menimbulkan kesalahpahaman persoalan,” jelas Menag.

Menag pun mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para penyuluh karena perannya yang sangat penting dalam penyebaran informasi-informasi keagamaan khususnya haji dan umrah.

“Dalam kesempatan ini sangat berterima kasih mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh agama kita baik yang PNS maupun yang honorer yang saya tahu luar biasa di mata masyarakat saudara-saudara itu dianggap makhluk Superman dan super woman,” tandasnya.(adv)

Berita Lainnya kan

Banner



Twitter