Banten Raya

Kunjungan Wisatawan ke Pantai Anyer Belum Pulih

Redaktur: Syaripudin
Kunjungan Wisatawan ke Pantai Anyer Belum Pulih - Banten Raya

SEPI PENGUNJUNG-Area makan Jayakarta Hotel dan Resort di kawasan wisata Pantai Anyer masih terlihat sepi. Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS 

INDOPOS.CO.ID - Pelaku pariwisata di kawasan Pantai Anyer mengeluhka sepinya pengunjung pascatsunami yang menerjang kawasan pesisir Banten tiga bulan lalu. Meski berbagai upaya dilakukan, mulai dari memberikan discount menginap besar besar-besaranan hingga menggelar sejumlah event guna menarik wisatawan datang kembali ke kawasan wisata Pantai Anyer.

Mulyani, humas Jayakarta Hotel and Resorts Anyer kepada INDOPOS mengatakan saat ini kunjungan wisatawan masih rendah. Jadi dibutuhkan support lebih  pemerintah, mulai dari Kementerian Pariwisata, Pemprov Banten dan Pemkab Serang, guna menggelar berbagai event untuk meyakinkan wisatawan bahwa Pantai Anyer aman untuk dikunjungi.

Termasuk menggelar meeting pemerintahan di sejumlah hotel yang ada di Pantai Anyer untuk mengisi hunian pada hari biasa atau weekdays. ”Kami masih membutuhkan support. Bukan hanya dari Pemprov Banten dan Pemkab Serang, kalau bisa dari seluruh pemda se-Provinsi Banten agar menggelar meeting harian di sini (Pantai Anyer, Red),” terangnya.

Menurut Mulyani juga, jika kegiatan meeting pemerintaah daerah (pemda) se-Banten tidak dilakukan, maka dipastikan kunjunga wisatawan akan terus menurun. Dampanya, kata Mulyani juga, bukan tidak mungkin akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran mengingat biaya operasional yang sangat tinggi.

”Jika tidak dibantu pemerintah daerah, pengeluaran kami tidak sebanding dengan pendapatan. Karena masih sepinya kunjungan wisatawa yang menginap,” cetusnya juga.

Senada juga dikatakan Noman Farr, ketua promosi PHRI (Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia) Kabupaten Serang. ”Kami berharap pemerintah segera menggelar berbagai event di Pantai Anyer yang dapat membangkitkan kembali minat wisatawan berkunjung,” terang pria yang juga General Manager Acacia Hotels Anyer kepada  INDOPOS, Senin (19/3/2019)

Selain itu, Norman meminta kepada BMKG mencabut status Siaga III Gunung Anak Krakatau.  ”Status itu membuat wisatawa yang datang ke Pantai Anyer berpikir ulang untuk menginap. Harapan kami sebagai pelaku usaha, segera cabut status siaga Gunung Anak Krakatau itu,” terangnya.           

Saat ini, kata Norman, para pelaku usaha sudah melakukan berbagai upaya untuk menarik kembali minat wisatawan berkunjung dan menginap di Pantai Anyer. Salah satunya memberikan discount menginap hingga 60 persen. ”Kawasan wisata Anyer aman untuk dikunjungi wisatawan, karena tidak terdampak langsung bencana tsunami Selat Sunda,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyebut kelesuan pariwisata di Pantai Anyer pascatsunami Selat Sunda yang terjadi akhir 2018 lalu lebih disebabkan nama besar kawasan wisata itu sendiri. Pasalnya, nama Pantai Anyer jauh lebih populer dan melegenda dibandingkan kawasan wisata daerah  di sekitar Pantai Anyer.

”Faktanya, yang parah (terkena tsunami) itu daerah di sekitar Pantai Anyer. Pantai Anyer cuma terdampak sedikit. Tapi orang tahunya Pantai Anyer, ya Pantai Anyer lah yang parah kena tsunami dan dampaknya hingga kini,” terangnya usai menghadiri pembukaan MTQ Kabupaten Serang ke-49 di Lapangan Hotel Sol Elite Marbella Anyer, Senin (18/3/2019) malam.

 Karena itu, katanya lagi, perhelatan MTQ Kabupaten Serang ke-49 di Pantai Anyer dijadikan momentum mengembalikan kejayaan pariwisata Pantai Anyer. Andika mengapresiasi langkah Pemkab Serang yang menjadikan Pantai Anyer lokasi penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten  untuk tahun ini.

”Upaya-upaya seperti ini memang harus diinisiasi oleh pemerintah daerah. Makanya, saya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Serang yang memilih Pantai Anyer sebagai lokasi MTQ tahun ini,” paparnya.  

 Andika juga menyebutkan, recovery pascatsunami di Pantai Anyer relatif lebih cepat dibanding wilayah lainnya di Provinsi Banten yang terdampak tsunami Selat Sunda. Dia menyebut, beberapa minggu setelah tsunami, Pantai Anyer telah siap kembali menerima wisatawan. 

”Teman-teman kan tahu, beberapa hari setelah tsunami Kementerian Pariwisata bersama Pemprov Banten dan Pemprov Lampung langsung rakor di sini (Pantai Anyer), di hotel ini. Aman kan,” kata Andika meyakinkan pers.

Terpisah, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengakui  jika kawasan pariwisata Pantai Anyer masih mengalami kelesuan wisatawan pascatsunami. ”Karena itu kami berinisiatif menggelar MTQ Kabupaten Serang di Pantai Anyer,” terangnya.   

Tatu juga mengaku Pemkab Serang akan mempercepat beberapa agenda tahunan promosi pariwisata Pantai Anyer salah satunya Anyer Krakatau Culture Festival guna meningkatkan kunjungan wisatawan.  ”Termasuk menggelar meeting jajaran Pemkab Serang di sini,” paparnya. (yas)

 

 

Berita Terkait

Banten Raya / Wisatawan Masih Takut ke Pantai



utama / Wisatawan Tewas Tenggelam di Kepulauan Seribu

Nasional / 12 Negara Keluarkan Travel Advice

Megapolitan / 60 Ribu Wisatawan Serbu Puncak


Baca Juga !.