Banten Raya

Enam Guru Pendukung Capres Terancam Dipecat

Redaktur: Syaripudin
Enam Guru Pendukung Capres Terancam Dipecat - Banten Raya

Ilustrasi guru

INDOPOS.CO.ID - Setelah melakukan penelusuran, akhirnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten mengenali identitas enam orang berpakaian PNS yang berpose dalam ruang kelas sambil memegang stiker Prabowo-Sandi dan mengacungkan dua jari yang menghebohkan dunia maya Banten.  

Ternyata, enam orang berseragam PNS itu adalah tenaga pengajar di SMA Negeri 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang. Enam tenaga honorer itu terancam sanksi karena diduga tidak netral dalam Pilpres 2019 dengan mendukung salah satu pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

”Setelah kami telusiri, ternyata enam orang yang berseragam PNS Pemprov Banten dan pose menunjukkan dua jari serta memegang stiker salah satu kandidat pasangan Capres adalah guru honorer di SMA Negeri 9 Konjo,” terang Komarudin, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten kepada INDOPOS, Selasa (19/3/2019).

Menurut Komarudin juga, enam orang guru honorer itu sudah diproses dan akan dikenakan sanksi tindakan disiplin. ”Saat ini, sedang diproses tindakan disiplin. Arahnya, diberhentian atau diputus kontrak kerjanya. Karena tindakan itu melanggar aturan,” tegas Komarudin.  

Sebagaimana diberitakan INDOPOS sebelumnya, jagad dunia maya Banten heboh menyusul beredarnya postingan foto enam orang berseragam PNS Pemprov Banten yang mengacungkan dua jari dan memegang sticker pasangan Prabowo-Sandi. Foto itu langsung viral dan mengundang kontroversial di media sosial. (yas)

 

Berita Terkait

Nasional / Pencairan Kenaikan Gaji PNS Hampir Rampung

Banten Raya / Korupsi, 70 PNS di Banten Dipecat

Banten Raya / Bolos Apel Pagi, Tunjangan 190 PNS Dipotong

Daerah / Demo Protes Penghapusan TPP

Ekonomi / Hore, April Gaji PNS Naik 5 Persen

Nasional / 300 PNS Tak Netral Disanksi


Baca Juga !.