Banten Raya

IKI Fasilitasi Itsbat Nikah 60 Warga

Redaktur: Syaripudin
IKI Fasilitasi Itsbat Nikah 60 Warga - Banten Raya

RESMI-Warga penerima itsbat nikah berpose dengan Wali Kota Serang Syafruddin, jajaran Disdukcapil Serang dan pengurus IKI, Selasa (19/3/2019). Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) kembali memfasilitasi itsbat nikah bagi warga yang kurang mampu. Kali ini, 60 pasang warga  Kota Serang resmi mendapatkan buku nikah, sehingga perkawinan mereka sah menurut hukum negara.

 Pasangan suami-istri (pasutri) Sadeli dan Supriah, salah satu pasangan itsbat nikah asal Kampung Cibunyuh, Kelurahan Cilaku, Kecamatan Curug, Kota Serang, mengaku sudah ’kawin’ sejak 1993 tapi baru tahun ini memiliki buku nikah sah dari negara.

”Kami sangat bersyukur. Dengan difasilitasi Yayasan IKI, perkawinan kami sekarang sah menurut negara. Urusan anak-anak jadi lancar karena bisa memiliki akta kelahiran,” terangnya kepada koran ini.

Kegiatan yang digelar atas kerja sama IKI dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Pengadilan Agama (PA) Serang, dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang itu dihelat di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ciceri, Kecamatan Serang, Kota Serang, Selasa (19/3/2019).

Ketua II IKI, KH Saifullah Ma’shum mengatakan prihatin masih banyaknya warga yang sudah terikat tali perkawinan namun pernikahannya tidak dicatatkan atau disahkan negara. Padahal, pernikahan tanpa surat nikah berimplikasi pada penerbitan akta kelahiran anak dan hak-hak keperdataan yang melekat pada keturunannya.

Lebih lanjut dikatakan Saifullah juga, belum ada data pasti jumlah pasangan yang tidak memiliki buku nikah di Tanah Air. Namun diperkirakan jumlahnya mencapai jutaan pasangan yang belum dicatatkan secara sah kepada negara. Tahun ini, IKI memfasilitasi itsbat nikah di beberapa daerah, seperti Kabupaten Blora (termasuk masyarakat adat Samin), Kabupaten Lebak, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Serang.

”Kami berharap, pemerintah sesegera mungkin mencari solusi tentang masalah ini. Perlu kebijakan itsbat nikah bagi pasangan yang sudah berumahtangga tapi belum memiliki buku nikah. Biayanya juga murah,” papar Saifullah juga.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Serang Ipiyanto mengaku terbantu dengan kehadiran IKI di wilayahnya. ”Sampai saat ini, sudah lebih dari 15.000 akta kelahiran warga kurang mampu kami buat difasilitasi IKI. Semoga IKI terus menjadi partner kerja kami,” terangnya.

Hadir dalam acara itsbat nikah itu, Wali Kota Serang Syafruddin, Kepala Disdukcapil Kota Serang Ipiyanto, perwakilan PA Serang Dalih Effendy, Kemenag Kota Serang Kosasih. Selain KH Saifullah Ma’shum,  juga hadir dua peneliti senior IKI, yakni Prasetyadji dan Swandy Sihotang. (sr/15)

TAGS

Berita Terkait

Banten Raya / Sapu Lidi dan Ironi Warga Desa Banjarsari Belum Punya KTP

Megapolitan / Anak PA Tersenyum, Dukcapil dan IKI Fasilitasi Akta-KIA

Indotainment / Tatjana Saphira: Nikah Sederhana Dan Sakral


Baca Juga !.