Ekonomi

Kejar Target Pembiayaan Perumahan, BNI Syariah Gandeng Masgroup

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Kejar Target Pembiayaan Perumahan, BNI Syariah Gandeng Masgroup - Ekonomi

SINERGI- Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah antara BNI Syariah dengan PT Mekar Agung Sejahtera (MAS Group). Foto: BNI Syariah for INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bank BNI Syariah menggandeng salah satu pengembang property, PT Mekar Agung Sejahtera (Masgroup) dalam upaya mengejar taget pembiayaan perumahan. Kerja sama terkait fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) di kantor Masgroup, kawasan Bogor.

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan kerjasama ini terkait Proyek Bali Resort Bogor yang berada di wilayah Rancabungur Bogor. Dengan kerja sama ini, BNI Syariah ingin mewujudkan impian masyarakat dalam memiliki rumah idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah.

“Penandatanganan PKS dengan PT Mekar Agung Sejahtera ini dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan griya BNI Syariah. Di mana selama 2018 telah disalurkan sebesar Rp 11,86 triliun,” ujar Iwan usai tanda tangan bersama Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera, Sengkono Dharmawan.

Penyaluran itu, klaim  Iwan, meningkat sebesar 10,81% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Dengan komposisi pembiayaan perumahan sebesar 41,92% dibanding dengan total pembiayaan BNI Syariah.

“Pada tahun ini pertumbuhan pembiayaan griya ditargetkan meningkat sebesar delapan persen,” ujar Iwan yang dihadiri Direktur Masgroup Muhammad Adhiguna Sosiawan dalam rilis Humas BNI Syariah, Rabu (20/3/2019)

Adhiguna berharap kerjasama ini bisa berlangsung untuk waktu yang lama. Sedangkan jangka waktu pembiayaan yang fleksibel sampai dengan 20 tahun untuk nasabah fix-income dan 15 tahun untuk nasabah non fix-income. “Tidak hanya menghasilkan hasanah untuk Bali Resort, Masgroup dan BNI Syariah juga kebaikan untuk  banyak orang,” kata.

Untuk pembelian rumah atau apartemen, fasilitas pembiayaan yang digunakan memiliki jangka waktu paling lama 20 tahun dan untuk pembiayaan ruko atau rukan jangka waktu maksimal 15 tahun. Sementara untuk fasilitas pembiayaan yang digunakan untuk pembelian tanah paling lama adalah 10 tahun. (ers)

Berita Terkait


Baca Juga !.