Alexa Metrics

Ada Tol Trans Jawa, Pemudik Pakai Kendaraan Diprediksi Meningkat

Ada Tol Trans Jawa, Pemudik Pakai Kendaraan Diprediksi Meningkat

INDOPOS.CO.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik lebaran 2019, yang menggunakan mobil akan meningkat. Hal itu setelah adanya ruas Tol Trans Jawa.

“Prediksi litbang, memang mudik yang menggunakan kendaraan akan meningkat. Dengan adanya Tol Trans Jawa. Peningkatan pemudik yang menggunakan kendaraan sekitar 2,5 persen,” ujar Seketaris Badan Litbang
Perhubungan Rosita Sinaga, di acara Persiapan Angkutan Lebaran 2019 dan Sosialisasi Mudik Gratis di kantor Kemenhub, Kamis (21/3/2019).

Prediksi itu didapat setelah pihaknya melakukan survei ke masyarakat. Namun kata Rosita, prediksi itu bersifat sementara.

“Kami masih akan melakukan survei lanjutan. Adapun masyarakat yang ingin mudik pakai kendaraan mobil, alasannya karena ingin mencoba Tol Trans Jawa,” jelas Rosita.

Saat disinggung apakah itu karena harga tiket pesawat yang mahal? “Alasannya itu, karena ingin mencoba tol Trans Jawa. Dan lebih fleksibel katanya kalau pakai mobil,” pungkasnya.

Sementara itu, Ditjen Perhubungan Darat, Kemenhub, juga mempersiapkan segala hal untuk mencegah kemacetan saat mudik. Kemenhub juga masih menunggu kepastian kesiapan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated II untuk digunakan saat mudik Lebaran 2019.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk terkait hal tersebut. “Japek Elevated II saat ini progresnya sudah 70 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Zulmafendi mengatakan, pendaftaran Angkutan Motor Gratis (Motis) dengan moda Kereta Api untuk mudik Lebaran 2019, saat ini sudah mencapai 12.433. Atau 70 persen dari kuota 18.096 sepeda motor. Membludaknya jumlah peserta dikarenakan masyarakat semakin “melek” teknologi. Padahal pendaftaran baru dibuka tiga hari lalu. Atau sejak 12 Maret 2019.

“Untuk tiket kita cadangkan 58 ribu tiket ka, kelas ekonomi dan tiket ka PSO,” pungkasnya. (dai)



Apa Pendapatmu?