Nasional

Demi Abu Hamzah, Terduga Teroris Tinggalkan Keluarga

Redaktur: Nurhayat
Demi Abu Hamzah, Terduga Teroris Tinggalkan Keluarga - Nasional

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Dedi Prasetyo mengungkapkan, terduga teroris Khodijah memilih meninggalkan keluarganya karena telah terpapar radikalisme. Mengingat anggota keluarganya tidak ada yang terpengaruh paham tersebut. 

"Tidak ada. Makanya karena suami dan anaknya itu tidak mengikuti apa yang dikehendaki, dia meninggalkan suaminya mau nikah sama Abu Hamzah," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Meski masih berstatus memiliki suami, namun Khodijah merencanakan untuk menikah dengan Abu Hamzah terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror, Selasa (12/3/2019). 

Tapi rencana itu tidak terwujud karena perempuan berusia 39 tahun itu dikabarkan meninggal di rumah sakit Polri, Jakarta, Senin (18/3/2019). "Ya, dia masih berstatus istri sah. Tapi tidak perlu saya sebutkan namanya. Sudah ada deal mau nikah," kata Dedi. 

Selain itu, Khodijah telah menggadaikan rumah dan tanahnya. Dari hasil penjualan tersebut nantinya untuk membiayai kelompok terduga teroris dalam melakukan amaliyah. 

"Akan dibeli mobil Kijang. Mobil itu yang akan digunakan bom mobil. Udah dapat DP Rp 5 juta ketemu P di Lampung, dikasih ke P Rp 3 juta dikirim ke sana (Sibolga) untuk beli alat-alat bahan peledak," bebernya. 

Terduga teroris Khodijah meninggal dunia di rumah sakit Polri, Jakarta. Sebelum meninggal, Khodijah ditemukan dalam kondisi lemas di ruang istirahat pemeriksaan Rutan Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Penyebab kematiannya diduga bunuh diri karena meminum cairan kimia keras. (dan)

Berita Terkait


Baca Juga !.