Nasional

Dari Meja Catur, Ada Pesan Penting untuk Bangsa

Redaktur: Riznal Faisal
Dari Meja Catur, Ada Pesan Penting untuk Bangsa - Nasional

Foto : Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Musium Rekor Indonesia (MURI) mendaulat DPR RI mampu memecahkan rekor dunia. Pasalnya, penyelenggaraan Turnamen Catur Terbuka Piala Ketua DPR RI dengan peserta master terbanyak di dunia. 

"Dengan sangat menyesal, saya memohon maaf yang sedalam-dalamnya, karena saya tidak bisa mengakui ini sebagai rekor Indonesia, karena ini adalah rekor dunia. Oleh karena itu mari sambut penganugerahan rekor dunia ini,” ujar Jaya Suprana, ketua MURI, di Kompleks Parlemen, Senayan, kemarin. 

Jaya Suprana pun memberikan penghargaan kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo, Sekjen DPR RI, Indra Iskandar dan Ketua Komunitas Pecinta Catur Indonesia, Hatta Taliwang.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, hal ini justru menambah semangat lembaga legislatif. 

"Rekor dunia yang diberikan MURI membuat DPR RI lebih semangat lagi menjadi parlemen modern dan terbuka. Beberapa waktu lalu kita selenggarakan safety riding melibatkan komunitas motor, pameran seni dan budaya dan kini tunamen catur. Kedepan akan ada pameran filateli serta lomba burung berkicau. Semua itu dilakukan agar DPR RI bisa merangkul berbagai elemen masyarakat yang beraneka ragam,” ujar Bamsoet menanggapi komentar Jaya.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, turnamen catur tersebut awalnya dibuka untuk 1.000 peserta. Namun, karena antusiasme yang luar biasa, ditambah menjadi 1.042 peserta. Jika tidak dibatasi, mengingat kondisi ruangan dan hal teknis lainnya, peserta bisa lebih banyak lagi.

"1.042 peserta dari berbagai daerah dan kalangan yang ikut menyemarakkan turnamen ini terbagi dalam beberapa kategori pertandingan. 138 peserta kategori master, 54 peserta kategori parlemen, 568 peserta kategori non master, 92 peserta kategori junior usia 12 tahun, 54 peserta kategori junior usia 16 tahun, 64 peserta kategori wanita dan wasit, serta 72 peserta kategori Veteran 55 tahun ke atas,” jelas Bamsoet.

Dia berharap, melalui turnamen ini, para pecatur bisa mengasah kemampuan dan meningkatkan jam terbang mereka. Sehingga kelak bisa lahir lebih banyak grand master yang membanggakan Indonesia.

“Grand Master Utut Adianto adalah salah satu contoh yang membanggakan. Selain sukses mengharumkan nama Indonesia sebagai pecatur, beliau juga sukses menjadi wakil ketua DPR RI. Ini membuktikan masa depan pecatur tidak suram. Karena ketenangan dan ketajaman pikiran yang dilatih dalam catur, menjadi modal besar bagi pecatur dalam meneruskan profesinya di bidang apapun di masa depan. Bisa menjadi politisi, pengusaha, motivator, atau pembicara publik,” tuturnya.

Bamsoet menambahkan, bangsa Indonesia yang sedang disibukkan dengan Pemilu 2019 bisa mengambil hikmah dari para pecatur. Walaupun pertandingan catur juga kental dengan persaingan, namun mereka tetap tenang, tidak grasak-grusuk dan selalu mengedepankan sportifitas dan fair play.

"Di tengah perbedaan pandangan dan kelompok politik, kita bisa tetap bersatu dalam menyelenggarakan turnamen catur yang dihadiri seribu lebih peserta. Ini membuktikan sesungguhnya tidak ada sekat di antara kita sebagai sesama anak bangsa. Turnamen ini membawa pesan penting, bahwa meskipun kita berbeda pandangan politik, tetapi kita tetap satu bangsa, Indonesia,” pungkas Bamsoet. (aen)

Berita Terkait

Politik / Ketua DPR dan DPD Sabet Penghargaan TPA

Headline / Kata Bamsoet, Moge Masuk Tol Hanya Hari Libur

Politik / Bamsoet Minta DPR-Pemerintah Sinergi Bahas RUU

Headline / Bamsoet Diplomasi Kebangsaan, Lantunkan Pantun


Baca Juga !.