Hukum

Densus 88 Tangkap Anggota JAD di Lampung

Redaktur: Ali Rahman
Densus 88 Tangkap Anggota JAD di Lampung - Hukum

Ilustrasi. Detasemen Khusus Antiteror 88

INDOPOS.CO.ID - Detasemen Khusus 88 kembali menangkap terduga teroris berinisial K di Lampung, Jumat (22/3/2019). Terduga teroris itu diduga sebagai sel tidur kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, satu orang terduga teroris ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dia sebelumnya merupakan anggota kelompok teroris JAD Lampung pimpinan Ujang yang ditangkap setelah kejadian bom Surabaya, pada 13 dan 14 Mei 2018

"Yang bersangkutan atas nama K sudah diikuti sekian lama paska penangkapan P di Lampung. Ini masih dikembangkan keterlibatan saudara K di dalam kelompok ini," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Menurutnya, terduga teroris itu secara aktif di dalam kelompok Lampung ini mengikuti kegiatan atau latihan militer bersama terduga teroris berinisial P atau Putra Syuhada yang sudah ditangkap. Keterlibatannya cukup aktif dalam kelompok itu.

"Tentu sangat aktif kalau gak aktif gak masukan DPO. Dari rekam jejaknya juga dijetahui yang bersangkutan ikut latihan kelompok Ujang. Mereka memanfaatkan peluang yang mereka miliki sasaran aparat keamanan," kata Dedi.

Dari terduga teroris itu, polisi mengamankan barang bukti berupa ponsel dan jaringan komunikasi dengan kelompoknya. Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap terduga teroris yang terkait jaringan JAD pimpinan Abu Hamzah, yakni di Sibolga, Sumatera Utara, Tanjung Balai, Lampung, dan Klaten, Jawa Tengah, sejak 10 Maret 2019.

"Husen alias Abu Hamzah, Azmil Khair alias Ameng, Zulkarnaen Panggabean alias Ogek, Roslina alias Syuhama, Malik, Putera Syuhada alias Rinto, dan Yuliati Sri Rahayuningrum alias Khodijah, M Zulkifli alias Abu Harkam, serta K," terangnya. (dan)

Berita Terkait

Banten Raya / Mantan Napi Teroris Dipantau

Nasional / Polri: Teroris Target Bom Depan Gedung KPU

Nasional / Polisi Sebut Bekuk Simpatisan ISIS

Headline / Lima Bulan, Polri Tangkap 68 Teroris


Baca Juga !.