Headline

Kominfo Larang Berkampanye Lewat Iklan pada Masa Tenang

Redaktur: Ali Rahman
Kominfo Larang Berkampanye Lewat Iklan pada Masa Tenang - Headline

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, di Jakarta, Senin (25/3/2019). Foto: Syamsiah/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menegaskan, semua bentuk iklan media sosial tidak diizinkan selama masa tenang kampanye pada 14-16 April dan satu hari berikutnya, tepatnya 17 April.

"Saat masa tenang, semua bentuk iklan tidak boleh, karena iklan pasti pakai platform, itu seperti AdSense jadi tidak boleh," tutur Semuel, di Jakarta, Senin (25/3/2019).

Sementara itu, pengendalian kampanye di medsos saat masa tenang langsung diatur oleh platform penyedia media sosial. Misalnya, dengan pengaturan penyebaran AdSense. "Nantinya, bila ada pelanggaran iklan digunakan berkampanye pada masa tenang akan ditindaklanjuti oleh platform tersebut," tegasnya.

"Setiap kali iklan kan daftar, kalau ditemukan ada langsung take down, bisa ada sanksinya. Waktu daftar jadi pemasang iklan ada screening buat apa? Ngaku iklan sabun buat kampanye ya kita kejar pemasang iklannya, karena platform ditipu. Sanksi administrasi bisa sampai penutupan," katanya.

Adapun iklan yang dimaksud oleh ialah iklan-iklan berbayar yang umumnya ditayangkan dalam bentuk ads. Adapun dalam pengawasannya, Kominfo akan langsung memantau sejumlah platform, seperti Facebook, Twitter, Google, Line, dan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, platform medsos yang hadir diantaranya Google, Facebook, Twitter, Line dan Bigo. (yah)

Berita Terkait


Baca Juga !.