Megapolitan

Gaji TKI Korea Menggiurkan

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Gaji TKI Korea Menggiurkan - Megapolitan

PAHLAWAN DEVISA- Calon TKI formal siap berangkat ke luar negeri. Foto:Nasuha

INDOPOS.CO.ID - Jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI)  asal DKI Jakarta rata-rata 400 orang dalam setahun. Angka tersebut paling banyak dengan negara penempatan Taiwan. "Peran pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan rekomendasi pasport dan pembuatan ID PMI," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta Andri Yansah di Jakarta, Senin (25/3/2019).

Negara tujuan penempatan PMI lain, menurut Andri Yansyah adalah: Taiwan, Hongkong, Malayasia, Singapura, Saudi Arabia, Kuwait, Brunei, Aljazair, Qatar, UAE, New Zealand dan negara Jepang. Hingga Maret 2019 sedikitnya ada 98 PMI yang berangkat ke luar negeri.

Saat melepas 360 PMI, Deputi Penempatan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono mengatakan, pihaknya berupaya menekan biaya penempatan PMI, agar tidak membebani PMI. Salah satunya biaya medikal cek up (MCU). "Kami tekan biaya MCU, seharusnya naik. Agar tidak membebani PMI," katanya.

Ia mengimbau PMI pascapenempatan sekembalinya ke tanah air bisa menjadi wirausahawan. Sehingga membuka lapangan kerja baru. "Gaji PMI di Korea Selatan sebulan Rp 21 juta, mereka kontrak lima tahun dan dan uang pensiun sebesar Rp 100 juta. Jadi pulang ke Tanah Air bisa buka usaha," ungkapnya.

Kepada INDOPOS.CO.ID Ahmad Sirojudin, 21, salah satu PMI mengaku tertarik bekerja sebagai PMI karena memiliki upah yang tinggi. Lapangan pekerjaan di dalam negeri, menurutnya tidaklah sulit. Namun penghasilan di dalam negeri tidak mencukupi. "Saya bekerja di luar negeri ingin memperbaiki ekonomi," ujarnya.

Ia mengatakan, sebelum penempatan ke negara tujuan dirinya belajar di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Seperti belajar bahasa Korea dan ketrampilan lainnya. "Biaya penempatan lumayan, untuk saku hidup satu bulan dan tiket pesawat saja saya membawa Rp 15 juta," ungkap PMI asal Jember ini.(nas)

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Selama Ramadan, TKI Kirim Rp 97 Miliar ke Cianjur

Daerah / MSC Tangkal TKI Ilegal

Daerah / Gagalkan Pemberangkatan TKI Ilegal

Daerah / Jangan Bawa Jimat ke Arab Saudi, Ancamannya Hukuman Mati

Daerah / Simulasi Gabungan Tanggap Darurat Bencana

Daerah / Tambah Hari Pelayanan e-KTP


Baca Juga !.