Selain Radikalisme dan Terorisme, Narkoba Ancaman Nyata

INDOPOS.CO.ID – Narkoba menjadi salah satu ancaman terhadap bangsa Indonesia, terutama bagi generasi muda. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebutkan, setiap hari ada 30 anak-anak yang mati karena narkoba.

“Kalau sebulan berarti ada 900 anak, kan banyak sekali. Dan bagaimana kalau dalam setahun?” tutur  Wiranto dalam seminar nasional bertema Peran Mahasiswa dalam Menangkal Bahaya Narkoba di Kalangan Milenial” di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Dia mengatakan, salah satu penyebab masuknya narkoba ke Indonesia melalui daerah terluar yang selama ini memang kurang diperhatikan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo untuk membangun pos perbatasan di garis terluar Indonesia.

“Presiden Jokowi telah melakukan hal yang benar, ia membangun garis perbatasan di berbagai pinggiran wilayah Indonesia. Ini bisa dimanfaatkan untuk mencegah masuknya narkoba,” katanya.

Wiranto juga menceritakan banyak hal, mulai soal persatuan dan kesatuan bangsa, hingga bagaimana generasi muda dihancurkan oleh narkoba dan apa saja upaya yang dilakukan pemerintah untuk menghentikan. Selain itu, dia juga bicara soal ancaman-ancaman yang bisa menghambat Indonesia jadi negara besar di tahun 2045.

“Ancamannya banyak. Apakah kita diserang negara lain? Nggak ada. Tak mungkin sekarang negara lain menyerang negara lain. Mahal, dikutuk, nggak mungkin bisa. Ancaman apa yang ada sekarang, pertama terorisme. Terorisme masih bisa menjadi ancaman nomor satu dunia saat ini. Lalu radikalisme, masih ada di zaman kita,” kata Wiranto.

Pentingnya mencegah narkoba masuk ke Indonesia, merupakan langkah untuk mewujudkan Indonesia emas pada 2045. Karena pada saat itu, mereka yang saat ini masuk dalam generasi muda akan memimpin Indonesia.

“Bagaimana mungkin generasi muda saat ini akan memimpin Indonesia bila sudah lebih dulu dihancurkan oleh narkoba. Indonesia emas pada 2045 bisa tidak terwujud kalau sekarang generasi mudanya terpapar narkoba,” ujar Wiranto.

Selain terorisme dan radikalisme, narkoba merupakan ancaman nyata yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Untuk itu, generasi muda saat ini diminta mampu menghindarkan diri dari penggunaan narkoba. (yah)

Komentar telah ditutup.