Daerah

Tambah Hari Pelayanan e-KTP

Redaktur: Heryanto
Tambah Hari Pelayanan e-KTP - Daerah

PEMILU-Petugas merekam data identitas warga saat pembuatan e-KTP GISA di Gor Unimal Cunda, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (7/3/2019). Foto: RAHMAD/HP/ANTARA

INDOPOS.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan penyegaran dan simulasi posko bagi 40 anggota Korps Sukarela (KSR) yang berasal dari unit perguruan tinggi di Pontianak dalam penanganan tanggap darurat bencana.

Wakil Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Kota Pontianak, Edi Yusnandar menjelaskan, latihan gabungan tersebut sebagai aktualisasi kesiapan Posko PMI, khususnya PMI Kota Pontianak, dalam upaya tanggap darurat bencana.

“Ajang berlatih bersama para relawan PMI berbasis mahasiswa ini guna melatih kemampuan para relawan PMI dalam penanganan tanggap darurat bencana," kata Edi, di Pontianak, Minggu (31/3/2019).

Latihan digelar dalam simulasi, klaim Edi, untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi semua unsur relawan dalam penanganan tanggap darurat bencana, terutama dalam hal kesiapan posko penanggulangan bencana.

“Selain diberikan materi manajemen posko yang menjadi syarat utama dalam hal pengorganisasian semua unsur pelayanan, para peserta juga menerima materi pertolongan pertama, serta assessment atau teknik mengidentifikasi dan analisis sebuah situasi tertentu dalam keadaan darurat,” rincinya.

Untuk tujuan itu, PMI menilai pelatihan seperti ini sebagai sesuatu yang sangat penting agar relawan memiliki kemampuan teknis manajemen posko yang baik. “Tentunya dengan terus dilatih secara berkala, karenanya, ke depan kegiatan seperti ini akan dilakukan secara periodik oleh PMI," kata Edi.

Dalam pelatihan yang diinisiasi oleh PMI Kota Pontianak ini melibatkan tujuh KSR, yakni selain KSR Markas PMI Kota Pontianak, juga KSR Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Universitas Tanjungpura (Untan), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Pontianak, Politeknik Kesehatan (Poltekes) Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP).

Sekretaris PMI Kalimantan Barat, Adi Sumariadi yang memantau secara langsung kegiatan itu berharap para relawan terus memaksimalkan perannya untuk mampu menjalankan misi-misi kemanusiaan.

 "Salah satunya dengan memerankan diri sebagai individu maupun dalam kapasitasnya sebagai anggota PMI yang selalu aktif dan peduli terhadap berbagai upaya penanganan masalah kemanusiaan," katanya.

Keberhasilan pelayanan kepalangmerahan saat tanggap darurat bencana ini, lanjut Adi, sangat dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya kecepatan dan ketepatan memperoleh dan mengolah data maupun informasi yang akurat di lapangan. (ant)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / 91 Tahanan Kehilangan Hak Pilih

Megapolitan / Puluhan Ribu Warga Belum Lakukan Perekaman e-KTP

Daerah / Simulasi Gabungan Tanggap Darurat Bencana

Nasional / Jelang Pemilu, Kejar Target Perekaman


Baca Juga !.