Film Bumi Itu Bulat Harus Ditonton

indopos.co.id– Cendekiawan Muslim, Komaruddin Hidayat mengapresiasi hadirnya film Bumi itu Bulat. Film itu mengangkat kisah semangat cinta tanah air dan pentingnya menjaga toleransi. Film ini menurutnya mesti ditonton oleh masyarakat Indonesia yang saat ini cenderung telah terpolarisasi.

“Sebuah film yang mesti ditonton, terlebih disaat isu-isu primordialisme etnis, dan keagamaan  ditarik-tarik ke ranah politik praktis telah menciptakan polarisasi dalam masyarakat,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (3/4/2019). Komaruddin juga menyebut pentingnya ada upaya untuk menguatkan tali persatuan sesama anak bangsa melalui hiburan seperti film ini.

“Film selain merupakan sebuah hiburan, bisa juga sebagat alat untuk menyatukan. Lewat film seperti ini masyarakat akan mudah menyerap pesan pentingnya persahabatan dan persatuan,” imbuhnya. Film Bumi Itu Bulat diproduksi oleh Robert Ronny dan merupakan hasil kerja sama antara Inspiration Picture, Astro Shaw, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan Ideosource Entertainment.

Bumi Itu Bulat menceritakan kelompok musik Rujak Acapella yang memiliki lima orang anggota dari latar belakang berbeda. Namun, konflik muncul ketika Rahabi (Rayn Wijaya) mengajak Aisha (Febby Rastanty) -seorang muslim garis keras – untuk bergabung.

Orang-orang yang terlibat dalam insisasi film adalah aktris senior Christine Hakim, komedian Arie Kriting, dan desainer Jenahara Nasution. Selain itu, perusahaan investasi Ideosource Entertainment juga ikut ambil bagian dalam produksi Bumi Itu Bulat.(mdo)

Komentar telah ditutup.