Bola Dunia

Berdampak pada Sponsor, Semen Padang Minta Kepastian Jadwal  Liga 1 2019

Redaktur:
Berdampak pada Sponsor, Semen Padang Minta Kepastian Jadwal  Liga 1 2019 - Bola Dunia

Pemain Semen Padang merayakan kemenangan atas Persik Kendal. Foto: internet

indopos.co.id - Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Rinold Thamrin meminta kepastian jadwal resmi Liga 1 2019 dimulai kapan, pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga. Pasalnya, belum ada informasi melalui surat resmi kepada pihaknya hingga saat ini.

“Kami minta jadwal resmi dari PT LIB berupa surat resmi yang memberikan jadwal kompetisi akan digulirkan. Selama ini pengumuman itu hanya di media saja dan kami butuh hitam di atas putih,” kata Rinold di Padang, Kamis (4/4/2019).

Belum adanya kepastian tentang jadwal resmi Liga 1 dimulai, nilai Rinold, berdampak langsung terhadap sponsor yang akan membantu tim menjalani kompetisi nantinya. “Ada beberapa sponsor yang akan bekerja sama dengan kami. Namun karena belum ada kejelasan sehingga hal itu belum dapat direalisasikan,” katanya.

Termasuk sponor dari Semen Padang, lanjut dia, saat ini tim sedang menjalankan persiapan baik dari segi finansial maupun skuad tim untuk kompetisi nanti. “Kami berharap tentu jadwal kapan ‘kick off’ Liga 1 dimulai dapat dikirimkan PT LIB sehingga tim semakin matang mempersiapkan tim mereka dalam mencapai targetnya nanti,” katanya.

Sebelumnya Semen Padang menyiapkan anggaran Rp32 miliar untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019 mendatang,  naik sekitar 25 persen dari anggaran yang mereka siapkan ketika berlaga di Liga 1 2017.

Hal itu disebabkan meningkatkan kebutuhan tim seperti tiket pesawat dan kebutuhan lainnya sehingga anggaran yang disiapkan lebih banyak. Sejauh ini Semen Padang telah memiliki sponsor utama, yakni Semen Indonesia dan Semen Padang serta sponsor pendukung seperti Lotto, Corsa, Torabika, Ayia dan PT Kunango Jantan.

“Selain bantuan materil yang diberikan kepada tim, kami berharap seluruh sponsor dan masyarakat pecinta Semen Padang memberikan dukungan moril agar dapat mencapai target berada di posisi delapan besar di putaran pertama dan berada di posisi kelima di akhir kompetisi nantinya,” kata dia.

Di bagian lain SPFC akan merampingkan tim menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2019 dimulai sehingga persiapan tim berjuluk “Kabau Sirah” dapat semakin optimal. “Keputusan itu akan dilakukan terhadap pemain yang menit bermainnya sedikit dengan opsi peminjaman kepada tim peserta Liga 1 maupun Liga 2,” ujarnya.

Pihaknya akan evaluasi tim dalam satu bulan ini dan menentukan pemain yang akan dipinjamkan ke tim lain nantinya. Jika mereka di sini tidak berkembang karena kurangnya menit bermain.

Menurut dia hal itu harus dilakukan karena pemain yang menit bermainnya sedikit bagi Semen Padang tentu butuh pengalaman bertanding dan apabila di sini hal itu kurang mereka dapatkan sehingga opsi peminjaman ini menjadi solusi bagi mereka.

“Jika mereka dipinjamkan pengalamannya akan bertambah banyak dan potensi pemain itu berkembang semakin terbuka lebar,” ujar dia.

Ia mengatakan dalam musim ini banyak dana yang dibutuhkan, tidak hanya bagi tim senior tapi ada dua tim di bawah mereka yakni U-20, U-18 dan U-16 yang juga membutuhkan dana yang cukup besar untuk mengikuti kompetisi. “Anggaran yang dibutuhkan tentu besar dan apabila kita menumpuk pemain di tim senior namun mereka tidak bermain tentu akan memberatkan,” katanya.

Sebelumnya Semen Padang telah meminjamkan seorang pemainnya Abdul Rahman Lestaluhu kepada tim Badak Lampung FC yang juga berlaga di kompetisi Liga 1 2019. Pemain jebolan SAD Uruguay tersebut akan berada di tim Badak Lampung FC hingga akhir Desember 2019 setelah itu dirinya akan kembali bergabung dengan tim “Kabau Sirah”.

Saat ini Semen Padang tinggal memiliki 16 pemain yang dibawa promosi dari Liga 2 2018 ke Liga 1 2019 yaitu dua penjaga gawang Rendi Oscario dan Achmad Bachtiar, kemudian Leo Guntara, Novrianto, Agung Prasetyo, Fridolin Kristof Yoku, Manda Cingi, Rudi.

Selanjutnya Rosad Setiawan, Firman Septian,Saeful Anwar, Afriansyah, Ronaldo Eko, Apriogi, Irsyad Maulana dan Riski Novriansyah. Kemudian Semen Padang mendatangkan lima pemain lokal yakni Syaiful Indra Cahya, Dedi Hartono, Roni Rosadi, Muhammad Rifqi dan Teja Paku Alam.

Selanjutnya ada empat pemain asing yang juga direkrut Semen Padang yakni Shukurali Pulatov, Mario Barcia, Nildo Juffo dan Karl Max Barthelemy. Selain merampingkan tim dirinya juga tengah berburu pemain untuk memperkuat lini belakang dan sayap yang menjadi kelemahan tim ketika berlaga di Piala Presiden 2019.

“Semua potensi itu ada karena jadwal perpindahan pemain masih ada hingga akhir April nanti. Sedangkan untuk pemain asing kita cukupkan dulu dan seluruh tim fokus untuk membentuk tim dalam mencapai target lima besar di akhir musim nantinya,” katanya. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Lokal / Batal Hadapi Persib, Badai Pegunungan Mengadu ke PSSI

Bola Lokal / Ditunggu, Kolaborasi Paulo Sergio-Spaso

Bola Lokal / Atep Rizal Tepis Rumor Hijrah ke SFC

Bola Lokal / Berharap Banyak pada Yu Hyun-koo

Bola Lokal / Ada Harapan Bersama Coach Teco

Bola Lokal / Bukan Hasil yang Diinginkan


Baca Juga !.