Profesi Marbot Berhak Dapat Program Perlindungan

indopos.co.id – Salah satu profesi yang banyak dijumpai di tengah-tengah masyarakat adalah marbot masjid/musala.Ternyata profesi marbot juga berhak mendapatkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

”Karena saat ini program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya untuk kepesertaan formal saja seperti pekerja kantoran atau pekerja pabrik. Tetapi sekaran sudah meluas untuk seluruh profesi baik formal maupun informal,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba Amdaustri Putra Tura di sela-sela penyaluran bantuan untuk Musala Al ‘Aliyah, RT 007 RW 06 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, (4/4/2019).

Baca Juga :

Dikatakan, marbot masjid kini bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Riri, panggilan Amdaustri, sudah banyak marbot masjid/musala di DKI Jakarta yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. ”Idealnya seluruh marbot di wilayah DKI terlindungi dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan, untuk itulah kami terus sosialisasikan program negara ini kepada masyarakat termasuk kepada marbot masjid atau musala,” ucap Riri.

Menruut Riri manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sangatlah besar dengan iuran yang sangat murah. Untuk kepsertaan infrmal atau bukan penerima upah (BPU) bahkan bisa mengiur Rp 16.800 untuk dua program, yaitu Jaminan Kecelakan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). ”Melalui program JKK seluruh perserta berhak mendapatkan penjaminan tanpa batas alias unlimited untuk pemulihan kecelakaan kerja, tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun sampai dia sembuh dan kembali bekerja,” tegas Riri.  

Baca Juga :

Sementara itu terkait bantuan ke musala setempat merupakan wujud program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagaekrjaan. Program TJSL bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum dan salah satunya adalah bantuan untuk fasilitas keagamaan. Bantuan yang diberikan berupa satu unit AC dan satu buah pintu aluminium.

“Kami berharap melalui bantuan yang diamanahkan kepada kami dapat kami salurkan dengan semestinya dan dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam hal beribadah dan kegiatan keagamaan,” paparnya. Alhamdulillah,-kegiatan bantuan dapat terlaksana dengan baik dan lancar merupakan hasil koordinasi dengan pihak pengurus rumah ibadah,” katanya.

Penyerahan bantuan diwakili oleh staf  bidang Umum Pipet Hadi Prabowo dan staf Bidang Pemasaran KPS Trisfiandy Adhinugraha..

Sementara itu, Syahril Syamsu  selaku Ketua Panitia Pembangunan Musala Al ‘Aliyah mengapresiasi adanya bantuan tersebut. Kami sangat mengapresiasi penyaluran bantuan sarana dan prasarana tempat ibadah ini, karena sangat dibutuhkan masyarakat supaya pembangunan bisa cepat selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.(dni)

Komentar telah ditutup.