Daerah

Gulirkan 9 Program Prioritas

Redaktur: Jakfar Shodik
Gulirkan 9 Program Prioritas - Daerah

INSPEKSI - Gubernur Jabar Ridwan Kamil (berkacamata) bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto meninjau kesiapan pasukan saat mengikuti Apel Gelar Pasukan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/3). Apel itu diikuti 12 ribu anggota TNI, Polri, Linmas, dan Organisasi Masyarakat menjelang Pemilu 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz.

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) sukses membubukan torehan positif sepanjang 2018. Sejumlah capaian itu misalnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2018 ada di angka 70,99 poin meningkat dibanding 2017 di 70,69 poin.  

Kemudian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 2018 tercatat 5,64 persen atau di atas rata-rata nasional. Selain itu, inflasi 2018 dapat dikendalikan 3,54 persen dan tingkat kemiskinan 2018 menurun menjadi 7,25 persen dibandingkan 2017 sebesar 8,71 persen. Tingkat pengangguran terbuka 2018 menurun menjadi 8,17 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 8,22 persen, dan gini rasio 2018 di angka 0,405 poin.

Nah, sejumlah pencapaian positif itu menjadi modal awal Pemprov Jabar untuk menentukan strategi pembangunan di 2020. ”Intinya confident. Jadi, masyarakat, investor, dan pemerintah harus yakin kalau kami punya konsep jelas. Jabar akan menjadi provinsi termaju, tercepat, terbaik se Indonesia,” tutur Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di Kota Bandung, Selasa (2/4/2019).

Menurut Emil sapaan akrabnya, indikator makro ini ditargetkan lebih baik pada 2020 dan IPM ditargetkan meningkat menjadi 71,91-72,52 poin, LPE diprediksi meningkat 5,50-5,90 persen, inflasi ditekan antara 3,00-4,00 persen. Tingkat kemiskinan dipatok menurun menjadi 6,07-6,31 persen, tingkat pengangguran terbuka 7,7-7,9 persen, juga gini rasio pada kisaran 0,37-0,38 poin.

Meski begitu, Emil mengaku pada 2020 Jabar masih akan menghadapi banyak tantangan untuk diselesaikan. Misalnya, ketimpangan dan kemiskinan. Namun, dengan dengan program kemandirian desa dan lain-lain, dalam lima tahun akan dikikis semaksimal mungkin. ”Kami sudah siapkan 9 prioritas pembungunan pada 2020 telah kami siapkan,” beber Emil.

Program prioritas itu pertama akses pendidikan untuk Semua. Kedua, desentralisasi pelayanan kesehatan. Ketiga, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi. Keempat, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata. Kelima, pendidikan agama dan tempat ibadah juara. Keenam, infrastruktur konektivitas wilayah. Ketujuh, gerakan membangun desa (Gerbang Desa). Kedelapan, subsidi gratis golongan ekonomi lemah (Golekmah), Kesembilan, inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.

Untuk mewujudkan impian itu, postur anggaran APBD 2020 diproyeksi Rp 36 triliun. Kontribusi terbesar dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 58,48 persen. Sedang belanja daerah tahun anggaran 2020 diproyeksikan lebih dari Rp 38 triliun. ”Kami harap semangat, penuh dengan gagasan, penuh dengan cara baru. Hanya satu masalahnya yaitu kurang kompak. Jika masyarakat Jabar kompak, kita bisa kalahkan semuanya,” ucapnya.

Selain itu, Emil juga menyampaikan lima misi pembangunan Jabar tahun 2020 yang merupakan tahun kedua realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Kelima misi itu menitikberatkan pada sumber daya manusia dan pemerataan pembangunan.

Lima misi itu meliputi pertama kualitas SDM Jabar bertakwa, berPancasila. Kedua, melahirkan manusia berbudaya. Ketiga mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang berkelanjutan. Keempat, meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi umat. ”Dan terakhir mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengatakan, forum Musrenbang 2019 bertujuan menajamkan, menyelaraskan, dan mengklarifikasi prioritas pembangunan daerah yang akan diakomodasi dalam RKPD 2020. ”Kami mengapresiasi Jabar punya start bagus untuk merealisasikan berbagai program unggulan 2020 tersebut,” sanjung Hadi. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Tata KJA Waduk Jatiluhur, Pemprov Jabar Gandeng ITB

Daerah / Ridwan Kamil Ingin Biayai Hidup Lansia

Daerah / Pemprov Jabar Rotasi dan Mutasi Pejabat Eselon III

Daerah / Jabar Genjot Pembangunan Jatinangor

Daerah / Gubernur Jabar akan Diskualifikasi Pelaku Curang PPDB


Baca Juga !.