Alexa Metrics

Fakta Mencengangkan, Makan Udang Ternyata Sehatkan Jantung

Fakta Mencengangkan, Makan Udang Ternyata Sehatkan Jantung

indopos.co.id – Penggemar masakan udang kerap dihantui oleh perasaan takut. Lantaran, udang kerap dituding sebagai penyebab kolesterol tinggi. Apakah fakta medis setuju dengan anggapan mengenai seafood yang satu ini?

Menurut dr Fiona Amelia MPH, sebagian praktisi kesehatan maupun masyarakat pada umumnya memang sering menggangap udang perlu dihindari. ”Ini karena biota laut tersebut dapat menyebabkan kolesterol tinggi, yang turut meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan serangan jantung di kemudian hari,” ungkap Fiona di laman klikdokter.com.

Tetapi faktanya, hasil studi justru berkata sebaliknya. Udang ternyata memiliki status gizi yang mengagumkan. Biota laut ini rendah kalori dan rendah karbohidrat. Bahkan, 90 persen kalori dalam udang berasal dari protein, sementara sisanya diisi oleh lemak.

”Itu berarti, kandungan lemak pada udang hanya 1,5 gram per porsi dan hampir tidak mengandung asam lemak jenuh sama sekali yang menjadi penyebab kolesterol tinggi. Justru, udang sangat kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6, yang baik untuk kesehatan jantung,” paparnya.

Tak berhenti di situ, hewan bertubuh bungkuk ini pun mengandung lebih dari 20 vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya adalah selenium yang untuk kesehatan jantung, serta yodium yang diperlukan untuk mendukung kerja otak dan fungsi kelenjar tiroid.

Secara alami, udang memang kaya akan kolesterol. Satu porsi udang sebesar 100 gram mengandung 200 mg kolesterol. Bagi orang normal, jumlah ini masih di bawah batas konsumsi kolesterol harian (300 mg). Sedangkan bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung, jumlah tersebut sudah mencapai batas maksimal.

Itulah sebabnya, banyak orang takut mengonsumsi udang karena dianggap dapat meningkatkan kadar kolesterol. Para praktisi kesehatan pun menganggapnya berbahaya untuk kesehatan jantung.

Akan tetapi, sudah banyak bukti bahwa untuk sebagian besar individu, kadar kolesterol darah tidak terlalu dipengaruhi oleh jumlah kolesterol dari makanan. Ini karena sebagian besar kolesterol diproduksi oleh tubuh sendiri, yakni di hati. Saat Anda mengonsumsi makanan tinggi kolesterol, otomatis hati akan menghasilkan kolesterol dalam jumlah yang lebih sedikit.

Dahulu, para pakar mengira bahwa udang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Namun hal itu terbukti tidak signifikan. Bahkan, konsumsi udang malah dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang dapat menunjang kesehatan jantung.

Hasil tersebut didapatkan dari sebuah studi pada 1996 oleh Rockefeller University. Sebanyak 18 pria dan 18 wanita diteliti selama sembilan minggu. Pada tiga minggu pertama, subjek diberi makan 285 gram udang yang mengandung hampir 600 mg kolesterol setiap harinya. Pada tiga minggu kedua, menu udang diganti menjadi dua butir telur per hari dengan jumlah kolesterol yang kurang lebih sama. Dan pada tiga minggu terakhir, subjek diberikan makanan rendah kolesterol.

Setelah masa studi selesai, hasilnya berkata bahwa konsumsi udang memang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) hingga tujuh persen dibandingkan makanan rendah kolesterol. Namun di saat yang bersamaan, konsumsi udang juga meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) hingga 12 persen dan menurunkan kadar trigliserida hingga 13 persen. Dari hasil itu bisa disimpulkan bahwa secara umum, konsumsi udang memberikan efek positif pada profil lemak darah.

Penelitian lain pun menguatkan hasil studi tersebut, di mana risiko penyakit jantung pada mereka yang mengonsumsi udang secara rutin, tak lebih tinggi daripada mereka yang tidak.(dni)



Apa Pendapatmu?