Lifestyle

Kesalahan Makan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Redaktur: Ali Rahman
Kesalahan Makan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi - Lifestyle

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit kardiovaskular paling umum di seluruh dunia. Penyakit ini melanda jutaan orang di seluruh dunia. Hipertensi membutuhkan perawatan dan pemantauan yang tepat, di mana penanganan yang kurang tepat bahkan dapat memicu stroke.

Dilansir NDTV, hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah pada dinding arteri anda sangat tinggi. Kisaran tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg, jika BP anda secara konsisten berada di atas kisaran ini atau mendekati 140/100, maka anda berisiko tinggi terkena hipertensi.

Untuk mengelola hipertensi, anda tidak boleh melewatkan obat-obatan anda. Anda juga harus menjaga pola makan anda untuk memastikan tekanan darah anda stabil. Anda tidak pernah tahu apa yang bisa membuat tekanan darah anda meningkat.

Berikut beberapa kesalahan pola makan yang harus anda perhatikan.

1. Hindari makanan yang terlalu asin. Kelebihan natrium dapat mengganggu keseimbangan air dalam tubuh, yang dapat memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah anda meningkat. Cobalah untuk membatasi asupan garam anda secara bertahap. Jika anda adalah penggemar makanan asin, cobalah untuk menurunkan kadar garam dalam masakan anda. Alih-alih garam meja, gunakanlah garam batu. Garam yang merupakan alternatif ramah jantung dan sehat.

2. Tidak memiliki cukup serat juga merupakan salah satu kesalahan makan yang umum. Tambahkan buah-buahan dan sayuran kaya serat dalam menu makan anda. Studi menunjukkan bahwa makanan kaya kalium dan serat mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Jangan konsumsi makanan olahan dan junk food. Makanan olahan seperti sosis dan kentang goreng cenderung membentuk plak pada pembuluh darah yang membatasi aliran darah halus dan menyebabkan tekanan darah anda meningkat. Makanan yang digoreng dan asin meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Oleh karena itu, benar-benar menyingkirkan makanan olahan dan junk food adalah hal yang sangat baik.

4. Konsumsi lebih banyak makanan kaya kalium. Meskipun anda membatasi asupan garam, pastikan anda memiliki cukup buah dan sayuran yang kaya kalium. Kalium bertindak sebagai vasodilator yang menghilangkan efek buruk natrium. Kalium membantu anda mengeluarkan natrium tambahan dalam tubuh anda melalui urin. Beberapa makanan dengan kalium tinggi yang dapat anda konsumsi adalah pisang, bayam, jambu biji, dan lain-lain. (fay)

Berita Terkait

Daerah / Bayi Ini Lahir Tanpa Kulit Perut

Lifestyle / Ini Loh Manfaat Lain Minum Susu

Lifestyle / Jaga Bau Mulut Saat Puasa? Ini Caranya

Lifestyle / Sering Tahan Buang Air Kecil, Ini Akibatnya


Baca Juga !.