Raket

Saatnya Minions Bangun

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Saatnya Minions Bangun - Raket

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

indopos.co.id – Kegagalan tim bulutangkis Indonesia di Malaysia Open pekan lalu tidak boleh berlanjut. Ini saatnya mengumpulkan semangat baru untuk turnamen selanjutnya, Singapore Open. Dalam turnamen yang dimulai Selasa (9/4/2019) hari ini, Indonesia mengirimkan 27 wakil. Salah satunya adalah pasangan ganda putra terbaik dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Keduanya sedang dalam sorotan. Anggapan bahwa performa mereka tengah menurun belum berlalu. Itu tak lepas dari kegagalan meraih gelar di All England (kandas di babak pertama), serta Malaysia Open. Pada turnamen terakhir, pasangan berjuluk Minions itu tumbang di perempat final. Mereka dikalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto.

Ini alarm. Kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020 dimulai akhir bulan ini. Tepatnya sejak New Zealand Open pada 30 April – 5 Mei. Jika mereka tidak segera bangkit dan mendapatkan kembali konfidensi, bukan tidak mungkin peringkat mereka merosot. 

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penampilan Minions saat ini tampak inferior sekali. Musim 2018, mereka merebut delapan gelar BWF. Dalam periode yang sama, yakni hingga April, mereka selalu meraih juara dalam tiga kejuaraan yang diikuti. Kabid Binpres PP PBSI Susi Susanti menjelaskan, apa yang terjadi pada juara All England 2017-2018 itu wajar.  ''Pasti ada peak performance dari setiap atlet. Mungkin tahun lalu mereka lebih siap. Nah, sekarang dengan mereka sudah juara terus, musuh pasti mempelajari,'' papar Susi.

Meski begitu, lanjut Susi, PBSI tidak menurunkan harapan terhadap Minions. Mereka harus bisa melampaui prestasi edisi 2017, yakni semifinal. saat terhenti di semifinal pada 2017. Lalu mempertahankan gelar juara yang tahun lalu diraih oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. ''Turnamen kali ini harus bisa jadi momentum kebangkitan mereka,'' kata pemilik 31 gelar turnamen BWF tersebut.

Di Singapore Open kali ini, ada peluang Minions bakal kembali dengan Fajar/Rian. Yakni di perempat final. Di atas kertas, ini sangat mungkin terjadi. Sebab drawing mereka relatif tidak berat. Pada babak pertama, Minions ditantang Berry Angriawan/Herdianto, sedangkan Fajar/Rian bertemu pemain kualifikasi. 

Apakah Minions akan kalah lagi? Tergantung mental juara setiap pasangan. ''Saat lawan pemain luar negeri, Minions tampil lebih baik. Susah banget dikalahkan. Kalau berpikiran negatif seolah Minions diketemukan Fajar/Rian terus,'' komentar Susy.

Sektor lain yang perlu diperhatian lagi adalah tunggal putri. Di Malaysia Open, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung sama-sama terhenti di babak pertama. Sisi positifnya, mereka bisa langsung intensif berlatih di bawah bimbingan pelatih baru Rionny Mainaky. Mulai Rabu hingga Jumat, Rionny menggembleng mereka pagi dan sore.

Sayang, Rionny harus pulang ke Jakarta karena anaknya sakit. Di Singapore Open, Minarti Timur kembali mendampingi Gregoria dan Fitriani. Meski demikian, Rionny meyakini peluang keduanya lebih besar. Pada babak 32 besar, Fitri yang bakal menghadapi Ratchanok Intanon. ''Saya sudah beri gambaran bagaimana harus menghadapi lawan masing-masing. Keyakinannya juga saya tumbuhkan,'' ungkap Rionny. (bam)

Berita Terkait

Raket / Indonesia Kirim Kekuatan Penuh

All Sport / Doping, Dea Batal Tampil di Olimpiade

All Sport / Anggaran Olimpiade Tokyo Melonjak

Raket / Trio Indonesia Bersaing Ketat

Bulutangkis / Gregoria Ditarget Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokyo

Total Sport / Kejurnas Kandaga Prana Dikuti 300 Karateka


Baca Juga !.