Ekonomi

Gelar Sharing Session, BNI Hadirkan KPK, BNPT Hingga BNN

Redaktur: Ali Rahman
Gelar Sharing Session, BNI Hadirkan KPK, BNPT Hingga BNN - Ekonomi

Kiri ke kanan: SEVP Remedial dan Recovery BNI Yuddy Renaldi, SEVP Bisnis Menengah BNI Ronny Venir, Direktur Teknologi Informasi & Operasi BNI Dadang Setiabudi, Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Dayamas Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigadir Jenderal Polisi Mohamad Jupri, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah, Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, dan Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo pada Sharing Session “Waspada Narkoba, Jaga Bangsa” di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

indopos.co.id - PT BNI (Persero) Tbk mengubah nomenklatur penyebutan 'Insan BNI' bagi para pegawainya menjadi para 'Hi Movers' atau karyawan yang siap melakukan pencapaian prestasi tinggi (High Achievement), bergerak cepat (High Speed), termotivasi maksimal untuk maju (High Motivation), dan menguasai teknologi (High Tech).

Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan para Hi-Movers itu, BNI menggelar sharing session dengan mengundang pembicara dari berbagai lembaga non bank, mulai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Imam Besar Mesjid Istiqlal, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).

Direktur Kepatuhan BNI, Endang Hidayatullah mengatakan, sharing session kali ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya insan BNI dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.

“Sharing session yang dilakukan pada hari ini merupakan bagian dari program Know Your Employee (KYE), yaitu upaya manajemen untuk dapat mengenali dan menilai sikap, integritas, kejujuran serta loyalitas pegawai kepada perusahaan, dalam hal ini BNI,” ujarnya kepada INDOPOS di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Rangkaian acara ini melengkapi penguatan kualitas SDM BNI yang telah dilakukan melalui lembaga pembelajaran internal perusahaan, yaitu BNI Corporate University yang telah berhasil meraih akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD).

Sejauh ini EFMD telah memberikan akreditasi kepada 766 lembaga pembelajaran di seluruh dunia. BNI Corporate University sebagai lembaga pendidikan berkelas dunia membutuhkan upaya sungguh-sungguh, karena terdapat 35 standar yang perlu dipenuhi secara komprehensif dan detail agar meraih akreditasi CLIP dari EFMD. BNI dalam hal ini dianggap telah melampaui 11 dari 35 standar yang dipersyaratkan.

Beberapa hal yang menjadi keunggulan BNI Corporate University adalah keberhasilan menggeser pola pikir belajar dari Learning at the Learning Center menjadi Learner as the Center of Learning. Itu artinya setiap pegawai BNI dapat belajar kapan saja, di mana saja, didukung teknologi digitalisasi yang memudahkan akses belajar tanpa harus datang ke pusat pembelajaran.

Selain itu BNI melakukan terobosan melalui demokratisasi pembelajaran, dimana BNI menyediakan anggaran pembelajaran individu yang populer disebut BLW (BNI Learning Wallet) yang dapat dimanfaatkan setiap pegawai untuk mendapatkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. (srv)

TAGS

bni

Berita Terkait

Ekonomi / BNI Sebar Paket Bantuan Ramadan

Ekonomi / Dukung Ekspor Indonesia, BNI Biayai Importir Burung Walet

Ekonomi / BNI Jamu 1.000 Santri di Mataram

Ekonomi / Libur Lebaran, BNI Siapkan Rp 14,3 Triliun Tiap Minggu


Baca Juga !.