Kesra

Kemensos Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Indramayu

Redaktur: Ali Rahman
Kemensos Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Indramayu - Kesra

Warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu. Foto: Kemensos untuk INDOPOS

indopos.co.id - Kementerian Sosial RI mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.

"Untuk perlindungan warga terdampak banjir di Indramayu, Kemensos telah mendorong logistik ke lokasi bencana dan sudah mulai disalurkan mulai kemarin," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa malam (9/4/2019).

Ia mengatakan bantuan logistik disalurkan bertahap berupa lauk pauk, makanan anak, mie instan, family kit, kids ware, food ware, perlengkapan Tagana, tenda gulung, kasur lipat, paket sandang dan selimut. Total bantuan mencapai Rp 482.225.775.

Banjir di Indramayu terjadi sejak Senin, 8 April 2019 merendam lima kecamatan yakni Indramayu, Sindang, Lohbener, Cantigi, Pasekan. Ketinggian air bervariasi mencapai 1 meter.

Tim Kemensos mencatat sampai dengan Selasa siang (9/4/2019) sebanyak 11.079 jiwa/3.310 KK terdampak dan ribuan jiwa mengungsi.

Akibat banjir sebanyak 3.206 unit rumah terendam. Hingga Selasa malam warga bertahan di rumah-rumah keluarga dan fasilitas umum dan tempat lainnya.

Bupati Indramayu telah mengeluarkan Surat Keputusan Pernyataan Darurat selama dua pekan atau 14 hari. Terhitung mulai 8 sampai dengan 21 April 2019.

"Tim Kementerian Sosial telah berada di lokasi bersama dengan Dinsos Provinsi Jawa Barat untuk pendorongan logistik dan Dinsos Indramayu tentang langkah langkah yang harus dilakukan," tutur Agus.

Sebanyak 32 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia dikerahkan untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, mendirikan dan mengelola Dapur Umum. "Untuk pemenuhan kebutuhan makan warga telah didirikan Dapur Umum sejak Senin malam yakni di Desa Plumbon dengan kapasitas produksi 3.200 bungkus per hari," kata Agus.

Kemudian, lanjutnya, atas pertimbangan teknis maka pada Selasa malam dipindahkan ke Kecamatan Pasekan di Balai Desa Pagirikan untuk menjangkau warga terdampak sekaligus agar lokasi dapur umum aman dari banjir.

"Seiring dengan telah terbitnya SK Tanggap Darurat, maka Pemkab Indramayu nantinya dapat mengajukan ke Bulog untuk mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) higga 100 ton," katanya. (srv)

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.