Bola Dunia

Untung Ada Sonny dan lloris

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Untung Ada Sonny dan lloris - Bola Dunia

Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Mi. Foto: Ian KINGTON / AFP

indopos.co.id - Tottenham Hotspur nyaris gagal mengawali laga Eropa pertamanya di Tottenham Stadium dengan kemenangan. Hotspur harus menanti sampai menit ke-78 sebelum Son Heung-min menjebol gawang Manchester City. Bahkan, situasinya bisa berbeda andai Hugo Lloris tak mampu meneruskan rekor 100 persen suksesnya berhadapan dengan tendangan penalti.

Di menit ke-13, Lloris menggagalkan upaya Sergio Aguero mencetak gol dari titik putih. Saint Lloris, begitu dia dijuluki, menjatuhkan tubuhnya ke sisi kiri tepat dengan arah bola yang dilepaskan Aguero. Skipper Spurs itu pun jadi kiper pertama yang bisa mementahkan tembakan penalti Aguero dua kali. Sukses pertama di Premier League 2014 – 2015.

Bedanya saat itu Aguero mengarahkan bolanya ke tengah menyusur tanah. ''Saya paham, dia (Aguero) takkan mengulanginya. Andai dia menuntaskannya (mencetak gol penalti), semua akan berbeda hasilnya. Begitu pula skenario kami,'' sebut Lloris, kepada RMC Sport. Penalti itu jadi penalti ke-14 yang bisa dimentahkan kiper runner up The Best FIFA Goalkeeper 2018 itu.

Selain satu saves-nya itu, kiper 32 tahun tersebut juga melakukan dua kali penyelamatan dari dua tembakan tepat sasaran David Silva dkk. Kemarin, City total melakukan 10 tendangan. Lloris mengklaim ini sebagai bukti kokohnya pertahanan klub berjuluk The Lilywhites tersebut di depan City.

''Dalam level seperti ini, sebelum berpikir soal taktik dan teknis, Anda harus ke lapangan dengan ide yang sama mau dibawa ke mana laga ini. Malam ini kami ingin counter attack yang jadi permainan kami,'' beber kiper yang baru mencatat 14 clean sheet di semua ajang musim ini  tersebut.

Lloris pun mengingatkan tantangan dalam leg kedua di Etihad, Manchester, pekan depan (18/4/2019). ''Karena kami baru setengah jalan,'' katanya. Sayang, di balik kokohnya pertahanan anak asuh Mauricio Pochettino ini, produktivitasnya masih seret. Apalagi Spurs kemungkinan takkan diperkuat top scorer-nya musim ini, Harry Kane.

Kane sudah ditarik keluar sejak menit ke-58. Hurrikane, julukan Kane, terkena cedera di bagian engkel kirinya setelah berduel dengan bek kiri City Fabian Delph. Kane berjalan dengan memakai kruk. ''Saya takut dia akan absen sampai akhir musim,'' ungkap Pochettino, dilansir di London Evening Standard.

Rata-rata, setiap kali cedera engkel Kane menghabiskan waktu hampir tiga pekan supaya pulih. ''Situasi yang mengkhawatirkan kami (Kane absen panjang). Kami berharap ini bukan isu yang besar meski kami akui tidak ada banyak waktu untuk pemulihannya,'' beber Poche, sapaan  akrab Pochettino.

Di Liga Champions, Kane berkontribusi 35 persen dari total gol Spurs. Dari 14 gol, lima di antaranya dicetak kapten timnas Inggris itu. Jumlah gol yang tertinggi di Spurs. Total, semua ajang dia mencetak 24 gol. Hanya Son yang memiliki jumlah gol mendekati Kane, 18 gol. Nah, di pundak Son-lah serangan Spurs bakal bertumpu.

Uniknya pemain timnas Korsel itu kembali menegaskan dirinya sebagai pemain pertama  yang mencetak gol di Tottenham Stadium. Di Premier League, Son sudah melakukannya ketika melawan Crystal Palace (4/4/2019). Kepada BT Sport, Son pun konfiden mampu mengulanginya saat  bermain di Etihad.

''Sebagai tim kami takkan pernah menyerah. Kami akan bertarung lagi hingga 90 menit,'' ucap Pemain Terbaik Asia itu. Son kali terakhir menjebol gawang City di Etihad ketika musim 2016 – 2017. ''Kalau Sonny (sapaan akrab Son) tak mampu, kami masih punya banyak pemain-pemain lain yang bisa jadi pembeda,'' klaim gelandang Spurs, Harry Winks, dikutip BBC Sport. (ren)

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Dunia / Tips Spurs Agar Berjaya di Final

Bola Dunia / Eksodus Gerus Ajax

Bola Dunia / Cristiano Ronaldo Saja Lewat, Apalagi Son Heung-Min

/ Ajax Kian Menakutkan

All Sport / Kopites Butuh Keajaiban

Bola Dunia / Metamorfosis Total Football


Baca Juga !.