Raket

Jorji Langsung Angkat Kopor

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Jorji Langsung Angkat Kopor - Raket

Gregoria Mariska Tunjung

indopos.co.id - Entah latihan model apalagi yang harus diberikan untuk tunggal putri kita. Tren positif yang dicetak Fitriani di Thailand Masters awal tahun ini ternyata tidak berlanjut. Penampilan mereka bahkan semakin memprihatinkan. Dalam tiga turnamen terakhir, Fitri dan Gregoria Mariska Tunjung langsung tersingkir di babak pertama, termasuk di Singapore Open yang saat ini sedang berlangsung.

Rabu di Singapore Indoor Stadium, Fitri kalah 18-21, 14-21 oleh bintang Thailand Ratchanok Intanton. Sedangkan Jorji—sapaan Gregoria—lebih parah. Dia menyerah kepada Mia Blichfeldt, pemain Denmark, yang secara peringkat jauh di bawahnya. Skornya 16-21, 20-22.

Kedatangan pelatih baru, Rionny Mainaky, belum berdampak. Ini wajar. Sebab dia baru tiba akhir Maret lalu, dan langsung mendampingi mereka ke Malaysia Open. Selama jeda dari Malaysia Open ke Singapore Open, dia sudah melakukan segala upaya untuk membekali Fitri dan Jorji. ''Kalau dibilang kecewa, ya pasti,'' kata Rionny ketika dihubungi Jawa Pos kemarin.  

Menurut Rionny, selama persiapan singkat, dia berfokus menguatkan fisik para pemainnya. Memang, selama ini fisik Jorji dkk terhitung lemah. Rionny juga memberikan kiat-kiat khusus untuk menghadapi lawan yang spesifik. Terutama Fitri, yang langsung melawan Intanon. Memompa semangat juang mereka pun terus dilakukan bersama asisten pelatih Minarti Timur.

Jorji tidak punya alasan atas kekalahan kemarin. Dia sendiri mengaku kurang puas dengan permainannya sendiri. ''Tadi saya salahnya pas sempat unggul terus malah ketekan sama lawan,'' ulas dia, seperti dilansir dari keterangan pers PP PBSI. ''Ke depannya, kalau ketemu lagi, saya ingin menunjukkan yang terbaik dan harus bisa ambil start biar nggak ketinggalan,'' janji pemain 19 tahun tersebut.

Fitri tidak lebih baik. Sempat leading atas Intanok hingga interval game pertama, pemain 20 tahun itu kesulitan mempertahankan keunggulan. Dia segera tersalip lantaran banyak membuang bola.  Meraih hasil serupa pada tiga turnamen beruntun membuat Rionny menuliskan catatan kecil untuk perbaikan. Satu hal yang jadi perhatiannya adalah fokus di lapangan. Hal itu bakal dibenahi dengan memperketat jam latihan. Supaya di turnamen selanjutnya giliran Jorji dkk yang memberi tekanan ke lawan. ''Mereka nggak boleh lengah sedikit saja,'' tegas mantan pelatih timnas Jepang itu.

Ruselli Hartawan mampu memperpanjang napas sektor tunggal putri di Singapore Open. Kemarin, dia menang atas wakil tuan rumah Yeo Jia Min 21-18, 17-21, 21-15. Namun, tampaknya bakal berat baginya untuk melaju ke perempat final. Sebab, dia sudah ditunggu pemain senior Korea, Sung Ji-hyun.  Di atas kertas, Ruselli kalah segalanya dari pemain peringkat 10 tersebut. Sekali bertemu pada 2016 silam, Ruselli kalah telak. (bam)

 

 

 

 

Berita Terkait

Raket / Ginting Geser Jojo

Raket / Kevin/Marcus Gagal ke Final

Raket / Ayo Benahi Fisik Anthony

Raket / Duo Ganda Campuran Hadapi Wakil Malaysia

Raket / Jojo Merasa Lebih Pede


Baca Juga !.