Nasional

Lolos Program English for Ulama, Puluhan Ulama Dikirim ke Inggris

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Lolos Program English for Ulama, Puluhan Ulama Dikirim ke Inggris - Nasional

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan) bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri) memberikan penghargaan kepada perwakilan ulama saat penutupan program English For Ulama di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/4/2019). Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama.

indopos.co.id - Sebanyak 30 ulama muda dari berbagai daerah di Jawa Barat lolos Program English for Ulama. "Jadi dari 265 ulama yang mendaftar, karena kapasitas terbatas, untuk tahap satu kita meluluskan 30 ulama muda," kata Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil setelah penutupan Pelatihan English for Ulama, di Gedung Sate Bandung, Kamis (11/4/2019).

English for Ulama adalah program hasil kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dengan Kedutaan Besar Inggris dan British Council untuk menaikkan kapasitas bahasa Inggris para ulama. Nantinya akan dikirim ke forum-forum lintas agama internasional.

Emil –sapaan akrab Ridwan kamil—menambahkan, pihaknya akan memotivasi para lulusan program tersebut untuk melakukan hal yang sama di daerah masing-masing. "Semua ulama di Jabar punya skill tambahan, yakni bahas Inggris dan sesuai dengan tujuannya mereka diharapkan menjadi pembawa pesan Islam yang damai ke dunia," jelas dia.

Oleh karena itu, kata Emil, Pemprov Jawa Barat dan Kedutaan Inggris sedang mengkaji dan menghitung dalam tiga hingga enam bulan, para lulusan akan dikirim ke Inggris. "Jadi untuk memulai proses yang kita cita-citakan yaitu mendialogkan Islam yang damai, wajah Islam Indonesia, khususnya Jawa Barat yang damai ke Eropa melalui Inggris," kata dia.

 Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik menambahkan, program tersebut sangat strategis di tengah dunia yang sudah terhubung secara digital. Pihaknya berharap Indonesia memainkan peran di panggung dunia, terutama perdamaian agama-agama. "Saya kira Indonesia bisa menjadi contoh muslim di seluruh dunia," kata Malik. (ant)

 

Berita Terkait

Internasional / Van Es Krim Dilarang di London

Megapolitan / Masjid Bukan Tempat Kampanye Politik Praktis

Bola Dunia / Tergetar Auman Singa Muda

Internasional / Badai Freya Hantam Inggris dengan Kecepatan Hingga 80 Mph


Baca Juga !.