Megapolitan

BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Peserta Festival Pelayanan Publik

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Peserta Festival Pelayanan Publik - Megapolitan

KENYAMANAN- Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali (ketiga kiri) meninjau layanan BPJS Ketenagakerajaan Jakarta Cilandak di One Belpark Mall, Fatmawati, Jakarta Selatan.FOTO:IST

indopos.co.id - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak hadir dalam acara Festival Pelayanan Publik,  di One Belpark Mall, Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). Dalam festival tersebut hadir layanan dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Jakarta selatan dan non-SKPD.

”Sebenarnya layanan ini sehari-hari sudah ada di kantor-kantor kelurahan. Tapi ini kita hadirkan di sini untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ungkap Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali yang membuka acara tersebut. Marullah mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk variasi layanan pemerintah agar masyarakat lebih merasa nyaman. Dirinya berencana akan sering menggelar kegiatan serupa di mal-mal yang lain.

Sementara itu PPs Kelapa Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak Acmad Fadillah mengatakan, pihaknya hadir dalam kegiatan tersebut tidak sakadar untuk memberikan layanan. Tetapi yang lebih penting untuk memberikan sosialisasi dan edukasi dengan berdialog langsung dengan masyarakat pekerja.

”Tidak bisa dipungkiri orang lebih banyak mengenal BPJS Kesehatan. Kita hadir di tengah-tengah mal ini untuk memperkenalkan diri bahwa kita sama dengan BPJS Kesehatan yaitu menyelenggarakan program jaminan sosial tapi di sektor ketenagakerjaan,” ungkap.

Menurut Fadil, panggilan akrab Acmad Fadillah, belum semua masyarakat mengetahui program jaminan sosial ketenagakerjaan amanah dari negara. Untuk itu sudah menjadi tugas pihaknya agar menjadikan masyarakat tahu program ini.  ”Padahal kalau sudah tahu (manfaat) pasti dia akan daftar. Pengalaman kita selalu seperti itu,” paparnya.

Sebab, kata Fadil, manfaat program ini jauh sangat besar dibandingkan dengan biaya kewajiban iurannya. ”Bayangkan, kita punya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang menjamin pemulihan peserta kecelakaan kerja tanpa batas biaya tanpa batas waktu sampai peserta sembuh dan sampai kembali bekerja,” paparnya.

Manfaat unlimited itu berhak dimiliki oleh peserta informal atau bukan penerima upah (BPU) dengan level upah terkecil dengan kewajiban iuran termurah. ”Contohnya kepesertaan BPU kita yang memilih hanya dua program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) hanya Rp 16.800 perbulan, juga berhak mendapatkan fasilitas pemulihan unlimited sama dengan peserta bos besar perusahaan yang kecelakaan kerja,” tuturnya.

Belum lagi ada manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) yang bersifat memberikan kesejahteraan ketika peserta tidak lagi produktif bekerja. Fadil menyebut, dalam layanan di Festival Pelayanan Publik, pihaknya mengundang sejumlah perusahaan yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

”Kita dapatkan data-data perusahaan itu dari Badan PTSP Kecamatan. Mereka kita minta hadir untuk kita ajak dialog dan wajib mendaftar pada layanan di mal ini,” ujarnya. Sebab, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan adalah wajib bagi seluruh pekerja. Jika ada yang tidak hadir, pihaknya akan mengunjungi perusahaan tersebut. (dni)

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.