Internasional

Akhiri Kebuntuan dengan Korut, Trump Malah Bertemu Moon Jae-in

Redaktur: Ali Rahman
Akhiri Kebuntuan dengan Korut, Trump Malah Bertemu Moon Jae-in - Internasional

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.

indopos.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan duduk dengan rekannya dari Korea Selatan, Moon Jae-in, di Gedung Putih pada Kamis (11/4/2019) untuk membahas bagaimana menghidupkan kembali proses diplomatik antara AS dan Korea Utara (Korut).

Namun, ajudan kedua pemimpin mengatakan bahwa mereka gugup pertemuan itu akan memberikan keburukan daripada kebaikan karena pandangan menyimpang tentang bagaimana membawa Pyongyang kembali ke meja.

Selama pertemuan tatap muka pertamanya dengan Trump sejak pertemuan yang gagal Februari lalu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hanoi, Vietnam, Moon akan berusaha meyakinkan Presiden AS bahwa ada tanda-tanda kemajuan dan bahwa Korea Utara bersedia untuk kembali melakukan negosiasi, menurut dua sumber yang akrab dengan masalah ini.

Pertemuan dengan pertaruhan tinggi itu semakin penting setelah Kim mengeluarkan peringatan yang tampaknya ditujukan kepada AS, dengan mengatakan Korea Utara perlu memberikan pukulan telak kepada pasukan musuh dengan mata merah yang salah perhitungan bahwa sanksi dapat membuat (Republik Rakyat Demokratik Korea) bertekuk lutut.

Komentar Kim tersebut disampaikan pada Rapat Pleno Keempat Komite Sentral Ketujuh Partai Pekerja di Pyongyang pada Rabu (10/4/2019), tetapi baru dilaporkan oleh kantor berita negara Korea Utara (KCNA) pada Kamis (11/4/2019).

Mereka bertemu karena adanya peringatan dari Pyongyang bahwa Kim dapat mengubah arah setelah Trump keluar dari negosiasi Hanoi, meninggalkan pemimpin Korea Utara dan timnya kebingungan, menurut dua sumber yang akrab dengan masalah ini.

Dalam perannya sebagai perantara, Moon akan meningkatkan poin spesifik dengan Trump pada hari Kamis dalam upaya untuk memecahkan kebuntuan, seperti yang dia lakukan menjelang pertemuan antar Korea pertama pada Juni 2018. “Tujuan Moon adalah untuk mengaktifkan kembali pembicaraan,” kata satu sumber.

“Hal terbaik yang diingankan Moon adalah agar pembicaraan dilanjutkan dan kemungkinan akan adanya KTT lain,” tambah sumber tersebut.

Trump mengindikasikan bahwa ia menginginkan pertemuan ketiga dengan Kim. Kedua belah pihak telah berusaha mengahasilkan segala jenis perjanjian setelah kegagalan pertemuan Hanoi. Moon berharap ia dapat mendorong Trump untuk menyetujui perjanjian-perjanjian yang dapat memudahkannya untuk keterlibatan lebih lanjut antara AS dan Korea Utara, tetapi juga bisa menghadapi tantangan dari beberapa pihak di dalam pemerintahan. (fay)

Berita Terkait

Internasional / Iran Balas Ejekan Donald Trump

Internasional / Trump Ancam Iran akan Sangat Menderita

Internasional / AS Terbuka dengan Tiongkok, soal Tarif Tunggu Dulu

Internasional / Trump Tak Buru-Buru untuk Selesaikan Perang Dagang


Baca Juga !.