Raket

Ayo Benahi Fisik Anthony

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Ayo Benahi Fisik Anthony - Raket

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting

indopos.co.id - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, akan menghadapi Chen Long di babak perempatfinal Singapore Open 2019. Tiket ini diraih usai Anthony melibas  pebulutangkis Jepang, Kenta Nishimoto, dengan skor 21-10, 21-16. 

Maestro bulutangkis tunggal putra Rudy Hartono mengatakan, kalau dari segi usia, seharusnya Anthony bisa mengalahkan Chen Long. "  Anthony seharusnya bisa memanfaatkan itu," kata Rudy Hartono dihubungi INDOPOS di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Saat ini Anthony  unggul head-to-head atas Chen Long dengan skor 5-3. Ginting menyerah dalam pertemuan terakhir keduanya pada Malaysia Masters 2019 dengan skor 11-21, 20-22. Menurut Rudy Hartono, head to head bukanlah ukuran. Apalagi dalam pertemuan terakhir Antony kalah dari   Chen Long. "Artinya,  masih banyak yang perlu dibenahi Anthony, terutama fisik. Kalau saya perhatikan, Anthony bermain sering  mengandalkan kecepatan dan reli. Strategi itu sebenarnya sudah tepat menghadapi Chen Long yang sudah termakan usia. Tapi,  fisik Anthony harus kuat. Kalau tidak akan jadi bumerang  sehingga lawan mampu mendikte permainan,"papar Rudy juara All England delapan kali.

Ginting sendiri  mengaku  tak akan meremehkan Chen Long meski memenangi rekor pertemuan. Ia menyatakan akan menjaga kondisi fisiknya serta menonton video terakhir pertemuan mereka sebagai persiapan  Jumat (12/4).

Kemenangan Ginting atas Kenta Momota  merupakan pembalasan kekalahannya  saat Malaysia Open 2019 pekan lalu. Ginting dipaksa menyerah setelah pertarungan tiga set, 21-18, 13-21, 21-23.

 Gintingmengatakan, pada set pertama ia diuntungkan karena menang angin dan memiliki banyak kesempatan menyerang. Pada set kedua, meski ia kalah angin, ia telah menyiapkan antisipasi serangan Kenta. “Saya belajar dari pertemuan lalu (Malaysia Open 2019). Kenta menang angin dan menjalankan strategi yang tepat. Namun, hari ini berjalan sebaliknya. Saya bisa lebih tenang dan mengontrol pertandingan,”kata  Ginting.

"Saya kalah angin, tapi banyak bola tanggung, jadi enak buat saya menyerang. Di game kedua saya kalah angin, dia coba menerapkan seperti tipe saya tadi, tapi saya coba buat mengantisipasinya,” kata Anthony.

“Puji Tuhan hari ini bisa dapat hasil yang diinginkan, lolos ke babak berikutnya. Saya belajar dari pertemuan kemarin. Waktu di Malaysia kemarin tipenya hampir sama, ada menang kalah angin juga. Cuma waktu di Malaysia dia bisa melakukan strategi yang tepat dibanding saya. Kalau hari ini kebalikannya,” kata Anthony 

“Belajar juga dari Malaysia, saat ini saya banyak inisiatif buat menyerangnya. Kalau kemarin masih ada rasa nggak sabarnya, jadi buru-buru malah mati sendiri. Tapi tadi lebih bisa mengontrol. Bola yang enak sekali pun, tapi kalau feelingnya nggak enak buat ambil poin, saya tetap lebih mengontrol dan nggak menggebu-gebu buat menyerang,” sambungnya lagi.

Melalui kemenangan ini, Anthony berhasil menyamakan skor head to head  dengan Nishimoto menjadi 2-2. 

“Setelah ini recovery terus malam mungkin nonton video pertandingan terakhir ketemu mereka. Saya tidak mau anggap remeh meskipun head to head saya masih unggul, karena kan itu tidak menjamin kemenangan saya besok,” ungkap Anthony. (bam) 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Raket / Ginting Geser Jojo

Raket / Kevin/Marcus Gagal ke Final

Raket / Duo Ganda Campuran Hadapi Wakil Malaysia

Raket / Jorji Langsung Angkat Kopor

Raket / Jojo Merasa Lebih Pede


Baca Juga !.