Banten Raya

Tenggak Hajar Aswad, Pengunjung FM3 Tewas

Redaktur: Syaripudin
Tenggak Hajar Aswad, Pengunjung FM3 Tewas - Banten Raya

indopos.co.id - Tragis dialami Muksin Alatas, 53. Dia meregang nyawa di atas tempat tidur Hotel Transit FM3, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (11/4/2019) dini hari. Warga Kampung Wates, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, itu tewas usai berkencan dengan seorang perempuan.

Kuat dugaan korban tewas setelah mengkonsumsi obat kuat. Kapolsek Cipondoh, Kompol Sutrisno mengatakan korban datang dengan seorang wanita berinisial ART pukul 22.49 WIB untuk cek in di hotel tersebut. Namun setelah dua setengah jam berkencan, korban tewas pada pukul 01.30 WIB.

Kejadian itu kata dia, dilaporkan teman kencannya korban ke petugas hotel. ”Begitu kami datang, korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang. Korban hanya menggunakan celana pendek hitam dan tidak memakai baju. Kami dapat laporan dari petugas hotel terkait tamu mereka yang meninggal di dalam kamar," katanya, Kamis (11/4/2019).

Dari keterangan sejumlah saksi, lanjut Sutrisno, sebelum meninggal dunia kondisi korban kejang-kejang di atas tempat tidur. Selanjutnya, saat petugas hotel datang untuk menolong pria gaek tersebut. Namun usaha tersebut sia-sia belaka. ”Kalau pengakuan teman kencannya bilang setelah main, korban mengaku dadanya sakit seperti masuk angin. Memang saat itu korban minum obat kuat yang dibeli. Sempat mau ditolong petugas hotel tetapi nyawanya tak tertolong," paparnya.
 

Dari hasil visum sementara, sambung Sutrisno, kuat dugaan Muksin Alatas meninggal dunia karena gangguan jantung setelah menenggak obat kuat. Apalagi, obat kuat yang dikonsumsi korban itu memiliki dosis besar. Akibatnya, kerja jantung korban pun dipaksa berdenyut kencang.

”Obat perkasa yang diminum korban merek Hajar Jahanam. Posisi stamina korban sudah drop, tapi karena dosis obat kuatnya besar membuat jantungnya terus berdetak cepat. Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ucapnya.

Dari dalam kamar hotel, Sutrisno mengaku, pihanya mendapati sejumlah barang milik korban. Seperti, satu jam tangan, tiga bungkus obat kuat merek hajar jahanam, sebuah dompet berisi uang dan identitas, satu bungkus rokok, sabun pencuci muka, satu kunci mobil Avanza nopol B 1559 SZF berikut STNK, serta satu unit telepon selular. Kata dia, jasad korban telah dibawa pihak keluarganya untuk dikebumikan di Kabupaten Tangerang.

Dikonfirmasi terpisah, seorang petugas Hotel Transit FM3, Apong menuturkan, sebelum kejadian tersebut terjadi korban sempat memesan air panas. Dan juga korban ikut memesan beberapa makanan ringan. Pemesanan itu dilakukan teman kencan korban yang mengaku sebagai istri Muksin Alatas.

”Kami pun terkejut pas ada laporan tamu meninggal di dalam kamar. Begitu ada informasi kami langsung telepon polisi. Tidak tau kalau meninggalnya setelah minum obat kuat. Memang dua kali korban pesan air panas buat minum," tuturnya. (cok)

 

 

TAGS

Berita Terkait

Nasional / Pengancam Presiden Ditangkap

Daerah / Lompat ke Kali, Mangapul Ditemukan Tak Bernyawa

Banten Raya / Bogem Bawahan, Pejabat Kecamatan di Tangsel Dipolisikan

Banten Raya / Kencan Singkat Berujung Kematian

Daerah / Rusuh di Rutan Kelas IIB Siak, Polisi Tertembak


Baca Juga !.