Lifestyle

Susuri Indahnya Kedalaman Samudera

Redaktur: Sicilia
Susuri Indahnya Kedalaman Samudera - Lifestyle

TIDAK BIASA-Para penyelam wanita yang tergabung di Wanita Selam Indonesia (Wasi) memecahkan rekor MURI untuk Penyelaman Massal Wanita terbanyak yang diikuti oleh 930 penyelam wanita dan Pembentangan Bendera Terpanjang Dalam Laut Indonesia sepanjang 500 meter di Manado, Sulawesi Utara, tahun lalu. Foto: ist

indopos.co.id - Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak spot menyelam yang cantik. Tidak mengherankan, jika sejumlah penyelam mancanegara sengaja datang ke untuk melihat keindahan laut Indonesia.

Keindahan bawah laut menjadi salah satu daya tarik wisata bahari. Untuk semakin mendekatkan wisata bahari kepada masyarakat, Wanita Selam Indonesia (Wasi) mencoba memecahkan tiga rekor dunia sekaligus pada 3 Agustus mendatang di Manado, Sulawesi Utara. 

Ketua Wasi Tri Tito Karnavian menjelaskan, ketiga rekor tersebut adalah penyelaman massal dengan target 3 ribu penyelam, rantai manusia terpanjang dalam air, dan pembentangan bendera terlebar di dunia. ''Kami targetnya 3.000 penyelam, baik perempuan maupun laki-laki dari dalam dan luar negeri,'' ujar Tri di Jakarta, belum lama ini.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia itu sekaligus upaya mempromosikan banyak hal yang berkaitan dengan laut. ''Tujuan kami untuk memasyarakatkan selam ke seluruh wanita Indonesia. Selam dikatakan sebagai olahraga ekstrem yang hanya bisa dilakukan oleh laki-laki, padahal selam bisa dilakukan oleh semua orang. Baik wanita atau pria, dari yang muda sampai yang tua,'' paparnya.

Tidak hanya pemecahan rekor dunia, Tri menyebut pihaknya akan ikut serta dalam aksi bersih laut dan pantai Manado, Sulawesi Utara di hari yang sama. Tri berharap, acara ini bisa memberikan kesadaran kepada para masyarakat akan pentingnya mencintai lingkungan. 

Salah satunya adalah dengan mengurangi pemakaian plastik dan pengelolaan yang tepat. ''Saat ini sampah plastik terbesar kedua di dunia ada di Indonesia. Sampah plastik bisa sampai ke laut jika tidak dikelola dengan baik. Namun kesadaran individual masih sangat kurang karena mereka tidak merasakan dampak tersebut,'' ujarnya.

Padahal, dengan menjaga laut, Indonesia bisa mendatangkan banyak devisa dari wisata bahari. Dia pun berharap, wisata bahari bisa semakin dipilih wisatawan lokal dan mancanegara. (dew)

TAGS

Berita Terkait

Lifestyle / Sambut Libur Lebaran, Ancol Berbenah

Lifestyle / Semburat Fajar di Lautan Kabut

Lifestyle / Weekend ke Mal, Banjir Diskon

Lifestyle / Menikmati Kehangatan Geiser di Kawah Rengganis

Lifestyle / Lebaran, Tiket Masuk Bromo-Semeru Naik

Lifestyle / Tracking Seru Bareng Orang Utan


Baca Juga !.