Hukum

Satgas Peradilan Bantu Masyarakat Dapatkan  Keadilan

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Satgas Peradilan Bantu Masyarakat Dapatkan  Keadilan - Hukum

CANTIK-Koordinator Advokasi Pemuda dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPP Satgas Peradilan Rakyat Indonesia Angelina Christi.FOTO:IST

indopos.co.id - Koordinator  Advokasi Pemuda dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPP Satgas Peradilan Rakyat Indonesia Angelina Christi mengapresiasi keberadaan Satgas Peradilan Rakyat Indonesia. Pasalnya, menurut perempuan yang juga Calon  anggota DPR RI dari dapil Jakarta Timur, hal itu merupakan perwujudan kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum di pengadilan.

Adapun Satgas Peradilan Rakyat Indonesia dibentuk oleh Pelayanan Komunikasi Masyarakat, Ditjen HAM Kementerian Hukum dan HAM, karena banyaknya masyarakat mengadu ke Yankomas belum tertangani. Namun dengan hadirnya Satgas Peradilan Rakyat Indonesia, Yankomas merasa akan terbantu. Nantinya dalam menganalisa kasus-kasus yang masuk dari laporan masyarakat sebagai korban peradilan.

"Masyarakat pencari keadilan sering mengalami perlakuan yang tidak adil pada saat berperkara di pengadilan.  Bahkan cenderung dirugikan dan tidak sedikit hak hak asasi mereka diabaikan. Dikarenakan mereka tidak sanggup membayar pengacara yang hebat untuk membela mereka dalam persidangan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Lebih lanjut Angelina mengatakan, masyarakat pencari keadilan merasa hukum masih perlu  ditegakkan secara benar. Masyarakat menganggap hukum hanya bagi mereka yang punya uang dan berkuasa."Dan ini sangat berbahaya bagi penegakan hukum atau hukum sebagai panglima," ujarnya.

Lebih lanjut Angelina, Satgas Peradilan ingin agar pengadilan dapat menjadi tumpuan harapan rakyat dalam mencari keadilan. "Kami di Satgas Peradilan tidak akan pernah mencampuri dan mempengaruhi hakim dalam menjalankan tugasnya. Karena hakim memang independen. Bebas dari intervensi tapi kami hanya ingin agar peradilan dapat memutus perkara dengan seadil adilnya," ujarnya.

Angelina berharap Satgas Peradilan yang terbentuk  sejak Juli 2018 dapat dirasakan Keberadaan dan manfaatnya oleh masyarakat pencari keadilan di seluruh Indonesia.

"Kami harap keberadaan Satgas Peradilan yang sudah ada di 34 Provinsi di Indonesia dapat membantu masyarakat dalam mencari keadilan," pungkasnya. Sementara itu, Direktur Yankomas, Ditjen HAM, Kemenkumham, Johno Supriyanto mengatakan pihaknya mengapresiasi perihal keberadaan Satgas Peradilan sejauh ini. Dirinya sangat berharap kedepan dapat bersinergi bersama dalam penanganan kasus yang berkeadilan.

"Terus terang, saya sangat mengapresiasi dengan adanya Satgas Peradilan ini. Indonesia kan luas sekali, kan tidak mungkin bisa ditangani sendiri. Oleh karena itu, saya berharap kita dapat bersinergi dengan Satgas Peradilan RI," ujarnya. (mdo) 

Berita Terkait


Baca Juga !.