Megapolitan

Tahun Lalu 196 Kasus, 2019 Kebakaran di Kabupaten Bogor Bertambah

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Tahun Lalu 196 Kasus, 2019 Kebakaran di Kabupaten Bogor Bertambah - Megapolitan

Ilustrasi kebakaran. Foto: net

indopos.co.id-Jumlah kebakaran di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tahun ini diprediksikan meningkat. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Makmur. Dia menjelaskan, kasus kebakaran di Kabupaten Bogor meningkat dari tahun ke tahun.

’’Sebanyak 178 kasus kebakaran terjadi 2017, meningkat 10 persen di 2018 menjadi 196 kasus. Tahun ini diprediksi kasus kabakaran jumlahnya kembali bertambah,’’ ujarnya, Minggu (14/4/2019)

Tahun lalu, dari 196 lokasi kebakaran, wilayah nomor satu yang paling rawan adalah Kecamatan Cibinong, Gunungputri, Citeureup, dan Cileungsi.

Seperti diberitakan, kebakaran terjadi salah satu gudang di jalan raya Bogor-Jakarta, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tepatnya gudang sembilan bahan pokok (sembako) milik PT Indomarco Adi Prima, ludes terbakar. Si jago merah mengamuk mulai pukul 04.00 WIB sampai 09.00 WIB, Minggu (14/4/2019). Hingga berita ini turunkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.

"Kebakaran terjadi diperkirakan akibat korsleting listrik. Dipastikan tidak ada korban jiwa," ujar Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Makmur.

Dia mengatakan, sampai pukul 09.00 WIB sebanyak 15 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Terbagi atas lima mobil dari Unit Cibinong, dua mobil dari Unit Ciawi, dua mobil lagi dari Unit Ciomas, satu mobil dari Unit Parung, dua mobil dari Unit Kota Bogor, dua mobil dari Unit Kota Depok, dan satu mobil dari Unit Cileungsi.

Menurutnya, meski tidak mengakibatkan korban jiwa, kerugian materi yang dialami PT Indo Marco Adi Prima diprakiran cukup besar. Lantaran kobaran api nyaris membakar semua sembako yang ada di dalam gudang. (ant)


 
 

Berita Terkait


Baca Juga !.