Headline

Di Lampung, 310 TPS Rawan dan 108 TPS Sangat Rawan, Siapkan Penembak Jitu

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Di Lampung, 310 TPS Rawan dan 108 TPS Sangat Rawan, Siapkan Penembak Jitu - Headline

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto (ketiga kiri) dan jajaran melakukan pengecekan pasukan saat Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu serentak 2019 di Lapangan Korpri Bandar Lampung, Lampung, Minggu (14/4/2019). Sebanyak 3.778 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan 3.265 TPS yang ada di Provinsi Lampung. Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO

indopos.co.id- Enam kabupaten di Lampung dinyatakan rawan pada pelaksanaan Pemilu 17 April 2019. Daerah itu adalah Kabupaten Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Demikian ditegaskan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto.

"Enam kabupaten tersebut juga mendominasi jumlah TPS rawan. Dengan rincian 310 TPS rawan, dan 108 TPS sangat rawan dari 26.265 jumlah TPS yang ada di Provinsi Lampung," kata Purwadi usai memimpin apel gabungan persiapan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Korpri Pemprov Lampung, di Bandarlampung, Minggu (14/4/2019).

Berdasarkan hasil evaluasi intelijen, lanjut dia, daerah rawan sudah disikapi, dan sudah dilengkapi dengan petugas, ada pengamanan terbuka dan tertutup, serta jaminan TNI Polri. Ini agar tidak ada intimidasi dan provokasi ke warga.

Kapolda menambahkan, ada beberapa faktor yang menentukan rawan, yakni terorisme, konflik sosial, dan kasus kriminalitas. "Faktor rawan tersebut sudah disampaikan dan dipetakan sedemikian rupa, sehingga penanganannya sesuai dengan kebutuhan kerawanan daerah," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, sambungnya, seperti konflik sosial, kriminalitas, terorisme, hingga intimidasi, upaya preemtif, preventif, hingga represif sudah disiapkan. Bahkan, penembak jitu juga disiapkan.

"Kalau untuk penindakan sudah ada SOP, mulai dari teguran lisan, penggunaan tangan kosong lunak, tangan kosong keras hingga senjata api. Untuk itu (sniper) saya rasa sudah ada pasukannya di TNI dan Polri, tapi kita tetap utamakan untuk 'soft power'," pungkasnya. (ant)

 

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Sofyan Jacob Ditetapkan Tersangka

Nasional / Kivlan Zen Ajukan Penangguhan Penahanan ke Menhan

Nasional / Mabes Polri Ungkap Benda-benda Mematikan Aksi 21-22 Mei


Baca Juga !.