Megapolitan

Ini Jumlah Personel yang Dikerahkan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya untuk Amankan Pemilu 2019

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Ini Jumlah Personel yang Dikerahkan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya untuk Amankan Pemilu 2019 - Megapolitan

Prajurit SAT-81 Gultor Kopassus bersiap meninggalkan lapangan usai Apel Patroli Skala Besar TNI-Polri di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2019). TNI dan POLRI siap mengamankan pelaksanaan Pemilu serentak pada hari Rabu 17 April 2019 mendatang dengan menjamin keamanan masyarakat sampai ke TPS. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

indopos.co.id - Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 38.000 personel gabungan. Ini untuk mengamankan jalannya pemilihan umum (Pemilu) 2019. "Jumlah pengamanan yang kita libatkan dari Polri dan TNI jumlahnya 38.000 personel," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono usai menghadiri apel siaga gabungan TNI-Polri dalam rangka kesiapsiagaan pemilu aman di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (14/4/2019).

Gatot menjelaskan jumlah tersebut terdiri atas 23.000 anggota Polri dan 15.000 anggota TNI. Wilayah yang diamankan oleh para personel yang diturunkan meliputi DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang. Khusus untuk personel Kodam Jaya juga akan mengamankan wilayah Kabupaten Tangerang, bekerja sama dengan Polda Banten.

Gatot mengatakan, para personel Polri dan TNI tersebut akan melakukan patroli gabungan baik pada siang maupun malam hari di tempat-tempat yang memiliki potensi kerawanan seperti di pusat perbelanjaan. "Di tempat-tempat di mana di sana ada kelompok-kelompok yang rentan terjadinya konflik sosial dan tempat-tempat lainnya yang memiliki potensi kerawanan," ujar Gatot.

Lebih lanjut Gatot mengatakan apabila dalam perkembangan di lapangan terjadi potensi peningkatan kerawanan, seperti meningkatnya dukungan terhadap pasangan tertentu, atau potensi terjadinya konflik sosial, maka baik TNI dan Polri akan mempertebal kekuatan pasukan.

"Kita akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk masyarakat menjadi aman, nyaman untuk datang ke TPS dan kita jamin itu. Jangan takut dan jangan ragu untuk datang ke TPS untuk memilih sesuai dengan kehendak mereka masing-masing," ucap Gatot.

 Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya berada dalam kondisi yang aman dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan, jelang Pemilu 17 April 2019.

"Kita akan deteksi dan akan kita cegah sedini mungkin (ancaman dan gangguan) sehingga pada kegiatan pemilu demokrasi, pesta demokrasi tanggal 17 April dan pasca-nya, kita berharap semuanya dapat berlangsung dengan aman dan damai," ujar Eko. (ant)

 

Berita Terkait

Politik / Jaman Gagas Buka Puasa Bersama 01 dan 02

Nasional / Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Politik / Prabowo Pantau Langsung Persiapan Gugatan

Megapolitan / Walhi: Penerbitan Izin di Masa Transisi Harus Diwaspadai


Baca Juga !.