Megapolitan

Nyoblos Bermodal E-KTP, Ada Syaratnya

Redaktur: Darul Fatah
Nyoblos Bermodal E-KTP, Ada Syaratnya - Megapolitan

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos menyebut, pemilih tak terdaftar bisa mencoblos dengan menggunakan KTP elektronik (e-KTP). Syaratnya, harus mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai alamat domisili.

Betty mengklarifikasi kabar beredar yang menyebutkan calon pemilih tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dapat menunjukkan e-KTP.

Termasuk juga menggunakan surat pengganti e-KTP seperti Surat Izin Mengemudi, paspor atau kartu keluarga untuk mencoblos di TPS manapun. "Sekali lagi untuk pemilih tak terdaftar, KTP elektronik harus sesuai dengan alamat TPS," ujar Betty dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya Jakarta, Senin (15/4/2019).

"Yang perlu diluruskan adalah pemilih tak terdaftar dalam DPT, yang kita sebut dengan Daftar Pemilih Khusus (DPK), boleh datang ke TPS dan tidak kehilangan hak pilih sepanjang bisa menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP elektronik sesuai dengan alamat TPS tertera," tambah Betty.

Betty mengatakan, pemilih dalam kategori DPK dapat menggunakan hak pilihnya sepanjang surat suara di TPS yang dituju masih tersedia dari pukul 12.00-13.00 WIB. Pemilih DPK akan mendapatkan komplit empat surat suara sekaligus untuk memilih presiden, anggota DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi, sebab ia menggunakan hak pilih sesuai yang tertera di alamat e-KTP.

Betty menegaskan, penyediaan surat suara untuk pemilih dalam kategori DPK bukan diartikan sebagai angka penambahan suara sebanyak dua persen setiap TPS. Namun, penambahan surat suara dua persen merupakan jumlah ketersediaan surat suara di setiap TPS di hari H pelaksanaan pemilu.

"Sepanjang ada surat suara di atas meja, yang dikelola oleh KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), dan masih ada pemilih yang mendaftarkan diri, dalam tanda kutip ingin menggunakan hak pilih DPK, kami layani haknya sebagai pemilih DPK," ujar Betty. (ant)

Berita Terkait

Headline / Ini Perolehan Suara Pilpres hingga Sore Ini

Nasional / Entri Data Ditarget Dua Hari Beres

Politik / DKPP Siap Terima Laporan

Headline / Ini Fatwa MUI soal Menyebar Hoaks


Baca Juga !.