Ekonomi

OJK Ajari Pelajar Miliki Simpanan

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
OJK Ajari Pelajar Miliki Simpanan - Ekonomi

PANGKAL KAYA- Simpanan Pelajar merupakan sebuah program peningkatan inklusi keuangan untuk pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA atau sederajat.FOTO:IST

indopos.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar sosialisasi gemar menabung. Yaitu melalui program Simpanan Pelajar kepada para kepala sekolah se-kota Ambon.

Kepala OJK Maluku Bambang Hermanto menyatakan, Simpanan Pelajar merupakan sebuah program peningkatan inklusi keuangan untuk pelajar mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA atau sederajat. "Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan budaya menabung, pengenalan akses keuangan serta pengelolaan keuangan kepada pelajar di usia dini," katanya di Ambon, Senin (15/4/2019).

Menurut dia, program simpanan pelajar penting. Mengingat perlunya para pelajar di Indonesia untuk mengetahui serta terlibat langsung dalam peningkatan inklusi keuangan khususnya perbankan di usia dini. Program ini diharapkan pada saatnya para pelajar dapat tumbuh menjadi masyarakat yang terampil dalam hal pengelolaan keuangan dan pada akhirnya akan mencapai kesejahteraan keuangan.

"Kebiasaan menabung juga akan membuat anak belajar untuk mengendalikan sifat konsumtifnya dan belajar mendahulukan kebutuhan daripada keinginan," katanya. Bambang mengatakan, program simpel merupakan program edukasi keuangan yang dilaksanakan oleh bank, sehingga mungkin tidak akan sama dengan program simpanan komersil lainnya. Pihaknya juga telah menyampaikan kepada pemimpin bank agar serius dalam menjalankan program ini.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan komitmen pelajar menabung sejak dini khususnya melalui program Simpel/Simpel IB, akan dilaksanakan kegiatan Simpel Day 2019 secara natural. Itu bersifat massif dan bersinergi dengan industri perbankan serta kementerian atau lembaga terkait.

Pelaksanaan Simpel Day bertujuan untuk mengakselerasi penambahan rekening dalam rangka pencapaian target inklusi keuangan 75 persen pada tahun 2019 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Hal itu juga sejalan dengan Hari Indonesia Menabung yang digagas oleh Kementerian/Lembaga bersama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang akan ditetapkan setiap tanggal 20 Agustus melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Ditambahkannya, kegiatan "Simpel Day" akan dilaksanakan serentak pada 2 Mei 2019 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, sebagai momentum agar pelajar dan seluruh pihak terkait memiliki komitmen lebih dalam mendorong budaya menabung sejak dini dan mendukung implementasi program Simpel atau Simpel IB.(ant)

Berita Terkait

Ekonomi / OJK Hentikan 635 Fintech P2P Lending Bodong

Ekonomi / OJK Sebut Perbankan dan Fintech Makin Bersinergi

Nasional / Fintech Ilegal Makin Menjamur

Headline / Garap Pembiayaan Sektor Perikanan

Ekonomi / Korban Geruduk OJK

Ekonomi / OJK Siapkan Lima Kebijakan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi


Baca Juga !.