Ekonomi

Kobexindo Distributor Eksklusif Foton Trucks

Redaktur: Ali Rahman
Kobexindo Distributor Eksklusif Foton Trucks - Ekonomi

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Emiten alat berat, PT Kobexindo Tractors (KOBX) melalui anak perusahan PT Kobexindo Foton Indonesia (KFI), meneken kerja sama dengan Foton Truck asal Tiongkok. Menyusul kerja sama itu, Kobexindo menjadi distributor eksklusif Foton Trucks di Indonesia untuk menggarap segmen pasar on-road trucks.

”Itu salah satu strategi diversifikasi kami di luar penjualan alat berat pertambangan,” tutur Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Humas Soputro dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Soputro melanjutkan, melalui produk unggulan Foton, Kobexindo akan memenuhi peningkatan permintaan on-road truck seiring prioritas pemerintah di sektor infrastruktur khususnya jalan tol. Dengan kemitraan itu, KFI bertanggung jawab atas pelayanan purna jual yakni kesediaan suku cadang dan jasa perawatan (services & maintenance).

Untuk tahap awal, Kobexindo akan memasarkan truk completely Built Up (CBU) yang diproduksi dari Beijing Foton Daimler Automotive di Tiongkok untuk truk on-road. Misalnya, prime mover, dump truck, dan mixer trucks. Produk itu akan mencakup segmen pasar logistik (trailer dan tractor head) dan konstruksi (cut & fill dan beton ready mix).

”Nanti, Kobexindo bersama Foton akan membangun jaringan distribusi seluruh Indonesia. Tahap awal, kami prioritaskan di Pulau Jawa dan Sumatra,” tambah Soputro.

Sepanjang tahun lalu, Kobexindo sukses membukukan pertumbuhan pendapatan 35,6 persen menjadi USD 101,50 juta. Itu dikontribusi empat segmen bisnis yaitu penjualan unit alat berat 77,55 persen terhadap total pendapatan atau USD 78,71 juta. Kedua, segmen penjualan suku cadang berkontribusi 14,21 persen dengan penjualan USD 14,42 juta.

Segmen jasa perbaikan atau maintenance tercatat 4,25 persen atau senilai USD 4,32 juta, dan segmen pendapatan sewa alat berat berkontribusi 3,25 persen atau menyumbang pendapatan USD 3,30 juta, dan segmen sewa bangunan berkontribusi 0,74 persen.

Tahun lalu, segmen penjualan suku cadang tumbuh 132 persen dibanding periode sama 2017 lalu. Pertumbuhan itu merupakan strategi perseroan memacu pertumbuhan segmen bisnis tidak terkait tambang. Segmen itu tumbuh berkat penjualan suku cadang dan perbaikan (maintenance) kendaraan niaga dilakukan entitas anak perseroan. (mdo)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.