Ekonomi

BRI Agroniaga Optimistis Kinerja Kredit Positif

Redaktur: Ali Rahman
BRI Agroniaga Optimistis Kinerja Kredit Positif - Ekonomi

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - BRI Agroniaga (AGRO) mengklaim kinerja kredit dan aset kuartal pertama tahun ini tumbuh 30 persen. Sepanjang tahun ini, perusahaan mematok pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) 30 persen secara year-on-year (Yoy). Tahun lalu, DPK terkumpul Rp 18,06 triliun dan penyaluran kredit Rp 15,67 triliun. ”Pertumbuhan kredit kuartal pertama 2019 di atas 30 persen,” tutur Direktur Utama BRI Agroniaga, Agus Noorsanto, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Agus mengaku, saat ini perusahaan tengah dalam proses audit laporan keuangan kuartal pertama 2019 untuk merealisasikan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) senilai Rp 700 miliar semester pertama tahun ini. ”Awal semester dua tahun ini, kami meyakini bisa melakukan rights issue,” tambah Agus.

Perusahaan bersama Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) meneken kerja sama pembayaran manfaat pensiun lewat jasa payroll. Kerja sama itu, sebagai respon perusahaan menghadapi persaingan semakin ketat di industri perbankan. Di mana, setiap bank dituntut memiliki strategi khusus mendongkrak pertumbuhan portofolio bisnis. ”Kami berharap terus tumbuh di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat,” harap Agus.

Selain itu, sinergi sebagai penyedia program manfaat pensiun bagi para pekerja BUMN perkebunan. Kerja sama itu, diharap meningkatkan jumlah pemilik rekening tabungan (NOA). Maklum, Dapenbun memiliki jumlah peserta pensiun sekitar 300 ribu orang. ”Potensi 300 ribu tapi yang existing 70 ribuan. Itu potensi bagi BRI Agroniaga untuk pembayaran pensiun dan pay roll untuk tingkatkan casa, fee based,” ulasnya.

Saat ini, sebut Agus, 6 ribu dari 70 ribu pensiunan sudah masuk BRI Agroniaga. Namun, akhir tahun, Ia menargetkan jumlah tersebut bakal meningkat menjadi dua kali lipat. ”Tahun ini, bisa double sudah bagus buat Agro karena kantor kita masih terbatas kalau BRI Agroniaga seluruh indonesia. Paling engga kita naikan jadi 12 ribu,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Dapenbun Edwind Sinaga menambahkan pihaknya dapat memperoleh pelayanan jasa bidang perbankan dan jasa payroll dari BRI Agroniaga. ”Pembayaran manfaat pensiun dapat dilakukan tepat waktu, tepat orang, tepat jumlah, dan tepat administrasi,” ucap Edwind. (mdo)

Berita Terkait


Baca Juga !.