Megapolitan

91 Tahanan Kehilangan Hak Pilih

Redaktur:
91 Tahanan Kehilangan Hak Pilih - Megapolitan

Ilustrasi Foto

indopos.co.id - KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut 91 tahanan kepolisian dipastikan kehilangan hak pilih pada Pemilu 2019. Penyebabnya, para pelaku aksi kejahatan itu belum memiliki elektonik KTP atau (e-KTP). Akibatnya besok 17 April, puluhan tahanan itu dipastikan tidak bisa mencoblos.

Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, temuan tersebut mereka dapati setelah melakukan verifikasi daftar pemilih tambahan (DPTb) di rumah tahanan polsek dan Polres Tangsel. Dari pendataan itu didapati puluhan tahanan belum melakukan perekaman identitas kependudukan.

”Kendala yang membuat puluhan tahanan kehilangan hak suaranya, adalah administratif kependudukan. Kami sudah data semua tahanannya, mereka hanya miliki KTP lama. Tidak ada satu pun yang sudah melakukan perekaman e-KTP,” katanya saat dijumpai di Mapolres Tangsel, Senin (15/4/2019).

Bambang juga memaparkan, dari pendataan yang dilakukan pihaknya dari 132 tahanan yang mendekam di sembilan polsek dan Polres Tangsel hanya 41 orang yang bisa mencoblos pada Pemilu 2019. Sedangkan sisanya, 91 tahanan harus kehikangan hak pilih. KPU Tangsel pun telah memasukan 41 tahanan tersebut ke dalam daftar pemilih tambahan (DPTb)

”41 tahanan ini telah memperoleh formulir A5, dan mereka sudah masuk DPTb. Mereka juga sudah mengisi formulir A5,” paparnya. Terkait pencoblosan, sambung Bambang, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan mendatangi 9 polsek dan polres.

Kemudian, KPPS akan memberikan kertas suara sesuai domisili dalam e-KTP pemilih. ”Nanti ada juga pengawas dan saksi,” paparnya juga.

Sementara itu, Kasat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Tangsel Iptu Gatot Santoso mengatakan, akan menerjunkan 25 anggota untuk memantau pencoblosan yang dilakukan 41 tahanan tersebut. ”Rinciannya, 25 tahanan polres dan 16 tahanan di 9 polsek,” terangnya. (cok)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / Stabilitas Harga Pangan Redam Gejolak Politik

Politik / Kivlan Zen Diperiksa Bareskrim Polri Rabu

Nasional / KPK Sebut Ada 685 Caleg Terpilih Telah Sampaikan LHKPN

Headline / Tim Hukum TKN Segera Konsultasi ke MK


Baca Juga !.