All Sport

PBSI Harus Berbenah

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
PBSI Harus Berbenah - All Sport

indopos.co.id - Kegagalan meraih gelar di dua turnamen bergengsi  Malaysia Open 2019 dan Singapura Open  2019 membuat PBSI harus berbenah.  " Kalau mau sukses di Olimpiade Tokyo,  PBSI harus segera berbenah. Karena kekuatan bulutangkis di dunia sudah hampir  merata," kata Broto Happy, pengamat bulutangkis saat dihubungi di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, kegagalan meraih gelar di Malaysia dah Singapura  menjadi sinyal bahaya bagi perbulutangkisan di Indonesia. Ditambah mulai  menurunnya permainan Kevin/ Marcus yang menjadi andalan Indonesia. "Permainan Kevin/ Marcus mulai terbaca lawan. Mereka harus rumah strategi bermain,," kata mantan wartawan senior olahraga ini.

Sementara itu, hingga kini, teka-teki ganda putri kedua Indonesia jelang Olimpiade Tokyo 2020 masih belum terjawab. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu hampir dipastikan akan menjadi ganda putri pertama dengan peringkat dunia yang cukup stabil di Top 5 dunia. 

Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris sempat menjadi kandidat terkuat untuk mengisi slot sebagai ganda putri kedua. Namun melihat penampilan mereka masih naik turun, Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, memutuskan untuk memisahkan mereka untuk sementara waktu. Rizki dipasangkan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sedangkan Della bersama Tania Oktaviani Kusumah dan pernah pula bersama Virni Putri. 

 

Eng mengatakan bahwa ia memberi target kepada Rizki/Ketut untuk bisa tampil baik di sejumlah turnamen hingga dimulainya penghitungan poin jelang olimpiade di New Zealand Open 2019 pada akhir April ini. 

 

"Untuk ke olimpiade, saya terus terang, sampai saat ini masih punya satu gambaran yaitu Greysia/Apri, lainnya jujur masih belum ada kepastian. Kemungkinan Rizki/Della akan balik lagi itu ada, akan ditentukan setelah Piala Sudirman nanti," kata Eng kepada Badmintonindonesia.org. 

 

Nama Rizki dan Della tercatat dalam daftar pemain yang akan bertanding di kejuaraan Badminton Asia Championships 2019 (BAC) yang bakal dimainkan di Wuhan, Tiongkok, pada pekan depan. Rizki/Della juga akan bertanding di New Zealand Open 2019 sebagai pasangan. 

 

"Di BAC dipasangkan lagi karena rangking mereka, dan New Zealand karena lanjutan setelah BAC. Di rangking poin mereka masih kehitung, sekalian untuk ujian, evaluasi terakhir sebelum ambil keputusan," jawab Eng. 

 

Rizki/Ketut dan Della/Tania baru saja mengikuti empat turnamen berturut-turut di Tong Yun Kai Cup, India Open, Malaysia Open dan Singapore Open 2019. Pekan depan, Rizki bersama Della sudah akan kembali bertarung di BAC dan New Zealand Open 2019. 

 

"Memang capek. Semua juga capek, apalagi buat Rizki/Ketut yang saya tuntut untuk menunjukkan performance di turnamen yang agak banyak karena ada alasannya, mau kejar rangking untuk olimpiade. Dari awal sudah komitmen dan ada konsekuensi," ujar Eng. 

 

"Namanya jenuh ya pasti jenuh, kalau mereka berpikir untuk mengejar prestasi, seharusnya tidak ada jenuhnya. Ini yang masih terus saya gali, Rizki terutama, waktu sama Della juga naik turun, sama Ketut pun begitu, masih naik-turun. Kalau lagi bagus bisa bagus sekali, kalau turun, turun sekali," tambah Eng. 

 

Saat ini, Rizki/Della ada di peringkat 16 dunia, peringkat ganda putri Indonesia tertinggi saat ini setelah Greysia/Apriyani di posisi kelima. Bersama Ketut, Rizki tercatat menghuni peringkat 18 dunia. 

 

Jika ingin mengamankan dua tiket olimpiade di sektor ganda, Indonesia mesti menempatkan dua pasangan di peringkat delapan besar dunia. Untuk sektor tunggal, tiap negara bisa mengirim dua wakil jika para pemain tersebut ada di peringkat 16 besar dunia. Tiap negara hanya boleh mengirim maksimal dua wakil di tiap sektor.

Perhitungan poin Olimpiade Tokyo 2020 akan dimulai pada turnamen New Zealand 2019 dan berakhir di turnamen Badminton Asia Championships 2020. (bam)

 

TAGS

Berita Terkait

Raket / Kevin/Marcus Gagal ke Final

Raket / Tekuk Chou Tien, Anthony Melenggang ke Final

Raket / Singelar Indonesia Kalah Mental

Raket / Lebih Rajin dari Pemain Jepang

Raket / Inginkan DKI Jadi Baromoter Bulutangkis

Indosport / Gregoria Langsung Tersingkir dari All England 2019


Baca Juga !.