All Sport

Promotor Martin Daniel Apresiasi Petinju Pro

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Promotor Martin Daniel Apresiasi Petinju Pro - All Sport

MENGGGELIAT - Promotor Martin Daniel mengapresiasi tiga petinju yang memenangkan laga internasional. Bambang Supriatna/INDOPOS

indopos.co.id - Sukses meraih gelar internasional bergengsi, para petinju profesional Indonesia mendapatkan apresiasi dari Martin Deniel Promotions, Senin (15/4/2019) malam WIB. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada para petinju oleh Martin Daniel di Hotel Century, Jakarta.

Martin mangatakan apresiasi tersebut diberikan kepada para petinju demi memotivasi mereka untuk dapat berlaga di ajang internasional lainnya. "Apresiasi-apresiasi seperti ini, sangat penting bagi atlet tinju kita. Karena kita tahu mereka sudah mati-matian untuk mengharumkan nama Indonesia. Saya rasa sangat pantas bagi mereka untuk diapresiasi. Selain itu, ini juga bisa memicu mereka untuk lebih semangat lagi," katanya di Jakarta, Senin (15/4/2019).

"Dengan apresiasi ini, mereka merasa lebih diperhatikan dan tentunya akan  semakin membuat mereka termotivasi untuk membidik gelar ke jenjang yang lebih tinggi, tentunya dengan persiapan yang lebih maksimal. Itu yang kita harapkan dengan malam apresiasi ini," lanjut Martin yang juga menjadi promotor pada pertandingan Internasional Indonesia Big Fight XII di Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam, kemarin.

Pada pertandingan yang memperebutkan empat gelar dari badan tinju profesional Internasional tersebut, Indonesia sukses meraih tiga gelar. Adalah petinju Rivo Kundimang asal Navaz Boxing Camp, sukses menghentikan perlawanan petinju asal Filipina, Ryan Sarmona di ronde ke-empat dengan TKO untuk merebut sabuk IBF Pan Pasific kelas 63,5. Itu sekaligus mengawinkan gelar yang diraih sebelumnya. 

Pada November 2018 lalu di Jakarta, petinju berusia 22 tahun itu berhasil menyabet gelar WBC Asia Youth kelas 63,5 kilogram setelah mengalahkan petinju asal Thailand Girapan Boonpeng. Selanjutnya, Rivo bakal dipersiapkan untuk tampil mengejar juara WBC Internasional kelas ringan super. "Tapi saya berharap Rivo tampil di disini di Indonesia untuk membangkitkan semangat anak muda lainnya untuk tampil bertanding," ungkap Martin. 

Sementara satu gelar lainnya diraih petinju Indonesia Ari Agustian. Ia sukses mengkanvaskan petinju Thailand, Suntorn Panhom untuk menyabet sabuk WBC kelas berat ringan (61 kilogram). Terakhir, petinju Indonesia Andika D’Golden Boy sukses mengalahkan petinju Filipina, Romshane Sarquilla untuk merebut gelar WBO kelas bantam berat (53,5 kilogram). Sayang, Patrick Liukhoto gagal meraih gelar WBO kelas bantam berat (53,5 kilogram) usai menyerah dari petinju Filipina, Vincent Astrolabio. (bam)

 

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.